Unik, PCM dan PCA Weleri Dipimpin Suami Istri

Kamis 24-08-2023,05:53 WIB
Editor : Dony Widyo

“Sampai-sampai kendilnya jongkleng ditinggal,” tukasnya disambut tawa hadirin.

Munurut Agoes, menjadi pimpinan dan pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah seringkali harus mengorbankan waktu pribadi dan keluarga. Tetapi perjuangan itu akan bernilai ibadah asal diniati karena ridha Allah.

“Banyak hal yang telah kita pikirkan, sampai kadang mumet, kadang masih disalahkan, dipaido. Tapi alhamdulillah sekarang tidak ada Majelis Paido,” katanya kembali berkelakar.

Agoes berpesan untuk memajukan dakwah Islamiyah, penting bagi PCM untuk selalu berkomunikasi antar pimpinan Muhammadiyah, Ormas Islam dan pemerintah setempat. 

“Dakwah tanggung jawab kita semua, termasuk Ormas Islam, Muhammadiyah dan NU punya kewajiban yang sama yaitu mencerahkan dan memajukan ummat,” imbuhnya. (red/sef)

Kategori :