5 Penyakit Pada Entok, Cara Pencegahan dan Pengobatannya

Kamis 14-09-2023,08:20 WIB
Reporter : Hadi Waluyo
Editor : Hadi Waluyo

Untuk mengantisipasi penyakit ini dengan perbaikan sanitasi, kondisi kandang, kepadatan isi kandang, serta pemisahan entok yang sudah terserang penyakit. Entok yang terserang penyakit dapat diobati dengan cara penyuntikan penisilin pada bagian urat daging dada. 

Dosis yang dianjurkan untuk entok dewasa adalah 30.000 I.U per ekor, sedangkan untuk anakan entok dosisnya lebih rendah. Cara kedua dapat gunakan serum anti hamorhagie septicaemia dengan dosis 15 hingga 20 cc per ekornya.

Penyebaran wabah kolera yang bentuknya septicaemia dapat dihentikan dengan tepat menggunakan antibiotika. Selain itu wabah kolera juga dapat ditangani menggunakan bakterin dengan suntikan di urat daging dada. Dosis yang digunakan yaitu 1 cc untuk anakan entok dan 2 cc untuk dewasa.

5. Salmonelosis

Serangan bakteri menyebabkan penyakit salmonelosis pada entok. Bakteri ini bahkan bisa menyerang manusia. Penyebarannya melalui mulut. Kuman-kuman tersebut menyebar melalui sisa-sisa makanan, tempat pakan, bekas telapak kaki, lalat, dan termakan secara tidak disengaja.

Entok akan mengalami pernafasan yang cepat ketika terserang penyakit ini. Dalam waktu 12 hingga 24 jam kemudian akan mati. Untuk mencegah penyakit ini, jagalah kebersihan kandang. 

Pisahkan segera entok yang sudah terserang penyakit salmonelosis. Selain itu, kandang perlu dikosongkan selama setahun.

Agar tak cepat menyebar, musnahkan entok yang sudah parah karena serangan penyakit ini. Untuk entok yang serangannya masih tingkat ringan bisa diberi furazolidane pada pakannya. Tambahkan pula sufadimidine pada air minum entok.

Demikian ulasan penyakit pada entok, upaya pencegahan dan pengobatannya. Semoga bermanfaat. 

Kategori :