Beberapa rekomendasi lainnya sebagai pengganti minyak yang bagus untuk mengolah makanan saat diet seperti minyak zaitun, dan minyak kanola.
6. Tidak Konsumsi Santan Instan
Selama diet Ivan Gunawan menghindari penggunaan santan instan untuk memasak makanannya. Hal ini dikarenakan pada santan instan mengandung kalori yang lebih tinggi daripada santan alami.
BACA JUGA:Jangan Asal Minum! Ini 3 Waktu Terbaik Konsumsi Ramuan Diet Alami, Begini Penjelasannya
7. Mengonsumsi Karbohidrat Kompleks
Ivan Gunawan tidak berhenti mengonsumsi nasi. Namun dia mengganti konsumsi karbohidrat sederhana seperti nasi putih, dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, dan kentang.
Kandungan kalori pada nasi merah sejauh lebih rendah daripada nasi putih. Nasi merah juga kaya akan serat dan juga memiliki kadar gula yang lebih rendah.
Kentang juga bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat kompleks tubuh. Tentunya dengan cara pengolahan yang tepat seperti direbus atau dikukus.
8. Menghindari Olahan Tepung
Semua jenis olahan tepung dari mulai roti, gorengan, cake, sampai segala jenis mie, mulai dihindari oleh Ivan Gunawan saat menjalani program diet.
Karena pada olahan tepung seperti tersebut di atas termasuk ke dalam karbohidrat sederhana yang tidak menanyakan serta mengandung gula yang cukup tinggi. Makanan seperti ini juga dapat menyebabkan kecanduan, dan membuat pola makan yang berlebihan.
9. Mengganti Cemilan
Seringkali kita merasa lapar di luar jam makan utama. Hal ini yang sering memicu kita untuk mengonsumsi makanan ringan sebagai cemilan penunda lapar.
Dan untuk mengganti cemilan yang lebih sehat Ivan Gunawan mengonsumsi buah-buahan sebagai alternatif saat lapar di luar jam makan utama.
Ivan Gunawan bahkan sudah tidak mengonsumsi jenis dessert berupa makan manis sama sekali.
BACA JUGA:Suka Ngemil Tapi Pengen Langsing? Ini Solusinya, 5 Menu Cemilan Sehat yang Enak Cocok untuk Diet