Hasil Konferwil XVI NU Jawa Tengah: Kiai Ubaid dan Gus Rozin Pimpin PWNU Jateng Masa Khidmat 2024-2029

Rabu 06-03-2024,20:42 WIB
Reporter : Wahyu Hidayat
Editor : Wahyu Hidayat

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.DISWAY.ID - Hasil Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI NU Jawa Tengah di Kota Pekalongan, KH Ubaidullah Shodaqoh (Kiai Ubaid) dan KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) terpilih sebagai Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029.

Keduanya terpilih dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI NU Jawa Tengah dengan tema 'Meneguhkan Khidmah dan Memuliakan Umat' yang digelar di Gedung Aswaja PCNU Kota Pekalongan, Selasa-Rabu, 5–6 Maret 2024.

Pengasuh Pesantren Al-Itqon Bugen Semarang, KH Ubaidullah Shodaqoh, kembali terpilih sebagai rais setelah Ahlul halli wal aqdi (Ahwa) Konferwil XVI Nahdlatul Ulama (NU) Jateng Tahun 2024 kembali mempercayainya untuk mengemban amanat yang dipikulnya pada Konferwil XV NU Jateng tahun 2018.

Tim Ahwa terbentuk dalam sidang pleno V Konferwil yang dipimpin KH Isfah Abidal Azis, KH Miftah Faqih, dan KH Faisal Saimima (PBNU) memunculkan 48 nama. 

Dari sejumlah nama itu, sebagaimana amanat tata tertib Konferwil, tujuh nama yang memperoleh suara tertinggi ditetapkan sebagai anggota Ahwa.

BACA JUGA:Konferwil XVI NU Jawa Tengah Dibuka, Ketua PWNU Jateng: Konferwil Aktualisasi Konstitusi Organisasi

Proses pemungutan dan penghitungan suara calon anggota Ahwa berlangsung pada Selasa malam, 5 Maret 2024, berakhir pukul 23.00 WIB. Muncul 48 nama kiai yang diusulkan sebagai calon anggota Ahwa oleh 35 PCNU pemilik hak suara. Dari jumlah 48 kiai tersebut kemudian dihitung perolehan suaranya.

Hasilnya, kiai peraih suara tertinggi untuk calon anggota Ahwa yakni KH Ubaidullah Shodaqoh (22 suara), KH Suada Azkiya (16), KH Mukhlis Hudaf (15 suara), KH Hanif Ismail (13), KH Aniq Muhammadun (12), KH Chalwani Nawawi (11 suara), KH Hambali Mahfudz (10 suara), dan KH Zaenal Arifin Maksum (10 suara).

Sesuai tata tertib Konferwil yang telah disepakai pada sidang pleno sebelumnya, jika ada dua nama yang memperoleh jumlah suara yang sama, maka kedua nama tersebut dipersilakan untuk bermusyawarah, siapa satu dari mereka berdua yang akan menjadi orang ketujuh dalam tim Ahwa.

Selain itu, sebagaimana amanat tata tertib juga, apabila dari 7 orang yang memperoleh suara tertinggi ada yang tidak dapat hadir dalam sidang Ahwa maka posisinya digantikan calon anggota ahwa yang perolehan suaranya berada di peringkat di bawahnya.

Setelah diabsen, ternyata KH Chalwani Nawawi tidak hadir. Maka beliau gugur sebagai calon Ahwa. Maka, KH Hambali Mahfudz dan KH Zaenal Arifin Maksum masuk menjadi tim Ahwa.

Berikutnya, tim Ahwa lanjutkan proses dengan melaksanakan persidangan, dengan agenda memilih ketua Ahwa merangkap anggota. Selain itu juga menentukan Rais Syuriah PWNU Jateng masa khidmat 2024-2029.

Hasil musyawarah, akhirnya KH Ubaidullah Shodaqoh disepakati oleh tim Ahwa sebagai Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029.

Agenda Konferwil kemudian dilanjutkan dengan proses pemungutan suara untuk memilih Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029.

Sebanyak 35 Ketua PCNU (ataupun yang diberikan surat kuasa mewakili Ketua) masing-masing menuliskan satu nama kiai yang akan diusung sebagai calon Ketua Tanfidziyah PWNU.

Kategori :