Bansos Kerap Jadi Masalah, Operator Desa Curhat ke Bupati Faiz Minta Perbaikan Data
RAKOR - Bupati Batang M Faiz Kurniawan saat memimpin Rakor Lintas Sektoral Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Aula Kantor Bupati Batang. -Radar Pekalongan/Novia Rochmawati-
Hal serupa terjadi pada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kuota ideal Batang sebesar 47.381 KPM, namun distribusi TW IV 2025 tercatat 52.700 KPM, masih menyisakan selisih 5.319 KPM di atas kuota ideal.
Pengurangan jumlah penerima bansos disebabkan berbagai faktor, mulai dari peningkatan kesejahteraan, indikasi penyalahgunaan seperti judi online, status pekerjaan yang tidak memenuhi syarat (ASN, TNI/Polri, BUMN/BUMD), hingga masalah administrasi kependudukan dan gagal salur.
Rapat koordinasi ini menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten Batang tengah berupaya merapikan benang kusut data sosial. Harapannya, tidak ada lagi warga miskin yang tercecer dari sistem, dan tidak ada lagi aparat desa yang menjadi korban fitnah akibat data yang tak akurat. (Nov)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
