iklan banner Honda atas

PLTU Batang Dukung Gerakan Jateng ASRI Melalui Aksi Nyata Pengelolaan Lingkungan

PLTU Batang Dukung Gerakan Jateng ASRI Melalui Aksi Nyata Pengelolaan Lingkungan

PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pengelola PLTU Batang menunjukkan komitmennya dalam mendukung Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).-Istimewa -

BATANG – PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pengelola PLTU Batang menunjukkan komitmennya dalam mendukung Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang digelar di Pantai Jodo, Kabupaten Batang, Selasa (24/2/2026).

Dalam agenda yang dirangkaikan dengan aksi bersih sampah serentak se-Jawa Tengah itu, PT BPI tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga memberikan kontribusi nyata berupa bantuan sarana kebersihan dan dukungan program penghijauan pesisir.

General Manager Stakeholder Relation PT BPI, Aryamir H. Sulasmoro, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam gerakan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus implementasi komitmen keberlanjutan lingkungan.

BACA JUGA:Lewat Aksi Bersih Sampah, Ahmad Luthfi Bersama Ribuan Orang Canangkan Gerakan Jawa Tengah ASRI

BACA JUGA:Sinergi Berkelanjutan, BPI dan Pemkab Batang Berdayakan Nelayan Lewat Pelatihan Teknis dan Kerjasama Strategis

"Kami berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencapai target pengelolaan sampah di Jawa Tengah. Pengelolaan lingkungan bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan terhadap masa depan ekosistem yang lebih baik," ujar Aryamir di sela-sela acara.

Dalam kesempatan tersebut, PT BPI menyerahkan bantuan 16 unit tempat sampah terpilah untuk kategori organik dan anorganik serta 250 bibit cemara laut.

Bibit tersebut rencananya akan ditanam di kawasan pesisir sebagai upaya mitigasi abrasi dan perlindungan garis pantai.

Tak hanya itu, perusahaan juga menghadirkan pameran produk inovatif hasil kreasi warga binaan dari Forum Komunikasi Bank Sampah Desa (FKBSD) Kecamatan Tulis, yang merupakan bagian dari program CSR perusahaan.

Aryamir menjelaskan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang, telah berjalan melalui berbagai program berkelanjutan.

Beberapa di antaranya adalah penanaman mangrove dan cemara laut di wilayah pesisir, penghijauan di daerah aliran sungai, serta pemberdayaan masyarakat melalui program bank sampah yang memberikan nilai ekonomi bagi warga.

Di internal perusahaan, PT BPI telah lama menerapkan sistem pengelolaan sampah terpilah di area operasional PLTU Batang. Sampah organik diolah menjadi kompos melalui fasilitas pengomposan, sementara sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi disalurkan ke bank sampah binaan.

Untuk sampah residu, perusahaan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat dalam proses penanganannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait