iklan banner Honda atas

2023, Batang Ditarget Bebas BABS

2023, Batang Ditarget Bebas BABS

DIALOG - PJ Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki saat mengikuti dialaog membangun komitmen deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) di Gedung Gradhika Semarang, Rabu (29/3/2023), dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. -Novia Rochmawati-

*Anggaran Siap Tanggung Renteng

 

BATANG - Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyatakan siap menjadikan Batang Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF) tahun 2023.

 

Pernyataan ini disampaikan Lani saat berdialog bertajuk membangun komitmen deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) di Gedung Gradhika Semarang, Rabu (29/3/2023), dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

 

"Berdasarkan data prosentase yang belum memiliki jamban 36 persen dan yang sudah 64 persen itu untuk desa. Tapi kalau kepala keluarga atau rumah tangga itu ada 86 persen yang sudah punya jamban dan yang belum punya jamban 14 persen,” ujar dia.

 

Pihaknya saat ini masih mendata warga yang belum memiliki jamban dan sanitasi. Rencananya untuk mendukung program ini Pemkab Batang akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun APBD dan ditambah Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, BUMN, BUMD, Baznas serta UPZ.

 

"Nanti kita kroyok bareng - bareng untuk menyelesaikan rumah tangga yang belum ada jamban. Kami minta kepada desa menganggarkan dana desanya untuk membuat jambanisasi warga yang belum memilikinya," tegasnya. 

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, bahwa Lani Dwi Rejeki merupakan warga Batang asli yang cukup lama menjabat sekda dan sekarang menjabat Pj Bupati Batang, sehingga paham sekali permasalahan warganya. 

“Kita akan bantu masyarakat punya akses jamban. Syukur-syukur masing-masing punya sendiri,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait