Manfaatkan Google Bisnis, Laundry Ini Punya Konsumen Hotel hingga Perusahaan
INOVASI - Nurjanah, Ketua KUB Cahaya Laundry Desa Kenconorejo, Kecamatan Tulis, saat menjelaskan inovasi pemasaran online untuk usahanya.-Dhia Thufail-
BATANG - Para pelaku UMKM saat ini harus pintar-pintar memanfaatkan perkembangan teknologi guna pengembangan usahanya.
Seperti yang dilakukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Cahaya Laundry yang pasarkan jasanya melalui online, yaitu Google Bisnis.
Sejak dipasarkan di Google Bisnis, jasa laundry yang digeluti Nurjanah sejak 2013 itu semakin dikenal, dan mampu menerima konsumen dari luar desa dan kecamatan. Bahkan ada hotel dan juga perusahaan yang menjadi pelanggannya.
"Alhamdulillah, kebetulan saya dan anak paham IT. Jadi, jasa laundry ini kami pasarkan melalui Google Bisnis. Sehingga, apabila masyarakat mencari jasa laundry di mesin pencarian google, dapat muncul alamat dan nomor telepon kita, yang bisa dihubungi oleh konsumen," jelas Nurjanah, saat ditemui di kediamannya, Desa Kenconorejo, Kecamatan Tulis, Kamis (15/6/2023).
Nurjanah menjelaskan, selain memasarkan jasa laundry melalui online, pihaknya juga menyediakan layanan antar jemput laundry dari para konsumen. Sehingga bagi pelanggan yang rumahnya di desa atau kecamatan tetangga, maka tidak perlu repot-repot mengantarkan ataupun mengambil cuciannya.
"Pelanggan kita ada yang dari Kalisalak Kecamatan Batang, dan juga ada yang dari Kecamatan Subah. Kami jemput bola ke rumah mereka. Tentu dengan tambahan tarif untuk layanan antar jemput tersebut. Untuk tarifnya sendiri, bergantung dari jarak pengambilannya," katanya.
Dikatakan Nurjanah, saat ini KUB Cahaya Laundry beranggotakan sebanyak 7 orang. KUB itu, kata dia, dibentuk sejak tahun 2016. Di mana KUB Cahaya Laundry ini dibentuk untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi Ibu Ibu muda desa setempat.
Cita-citanya tersebut mendapatkan respon positif dari desa dan PT Bhimasena Power Indonesia, sehingga tahun 2016, terbentuklah Cahaya Laundry guna menangkap kesempatan dan potensi bisnis di periode konstruksi PLTU Batang 2 x 1000 MW.
Sejak tahun 2016 hingga sekarang, bisnis laundry Nurjanah masih beroperasi dan telah menghasilkan total kumulatif sebanyak 16.580 kg dengan jumlah pendapatan kumulatif sebesar Rp 82.900.000.
Untuk diketahui juga, KUB binaan CSR PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) telah terbentuk dan beroperasi sejak 2012 hingga sekarang sejumlah 207 KUB, yang beranggotakan 2.975 individu di desa sekitar perusahaan.
Diantaranya Kelompok Laundry binaan BPI telah terbentuk 13 kelompok yang beranggotakan 97 orang dari 10 desa sekitar perusahaan sejak tahun 2013, guna mengantisipasi kebutuhan jasa laundry bagi para pekerja migran di konstruksi PLTU Batang.
Dalam kurun 2013-2023, 13 Kelompok laundry binaan telah memproses total kumulatif laundry sebanyak 128.577 kg dengan jumlah pendapatan kumulatif sebesar Rp. 642.885.000. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



