iklan banner Honda atas

Riswadi Pimpin DPC PDIP Kabupaten Pekalongan 2025-2030, Target Kembalikan Kejayaan PDIP di Kota Santri

Riswadi Pimpin DPC PDIP Kabupaten Pekalongan 2025-2030, Target Kembalikan Kejayaan PDIP di Kota Santri

Ketua DPC PDIP Kabupaten Pekalongan terpilih Riswadi didampingi Sekretaris Eko Arifiyanto beri keterangan kepada wartawan, Minggu sore, 4 Januari 2025.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.IDRiswadi kembali dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan untuk periode lima tahun ke depan, atau masa bakti 2025-2030. 

Penetapan tersebut dilakukan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar pada 28 Desember 2025, sebagai bagian dari konsolidasi organisasi partai.

Riswadi menegaskan, pembentukan kepengurusan baru ini bukan pergantian mendadak, melainkan agenda rutin lima tahunan yang bersifat instruktif dari DPP.

"Ini bukan sebuah perubahan ya. Ini kan konsolidasi lima tahunan. Jadi lima tahunan itu partai melaksanakan fungsi konsolidasi, yaitu pembentukan DPP, DPD, dan DPC karena sifatnya top down," ujar Riswadi, pada wartawan, usai rapat perdana DPC PDI Perjuangan, Minggu, 4 Januari 2026.

Baca juga:TKD Anjlok, Pemkab Pekalongan Bertahan Jaga UHC di Tahun 2026

Dalam kepengurusan tersebut, DPP PDI Perjuangan menunjuk Eko Arifiyanto sebagai Sekretaris dan Ian Kurniawan sebagai Bendahara DPC PDIP Kabupaten Pekalongan.

"Alhamdulillah saya masih dipercaya untuk memimpin. Maka kami mengusulkan personalianya yang ditunjuk dari DPP adalah Saudara Eko Arifiyanto dan Saudara Ian Kurniawan," katanya.

Enam Pengurus Baru, Mayoritas Kader Lama

Dari total 17 pengurus DPC PDIP Kabupaten Pekalongan, terdapat enam wajah baru. Namun demikian, mereka bukan kader baru, melainkan pengurus lama yang sebelumnya aktif di tingkat PAC.

"Hanya enam orang dari 17 itu wajah baru di DPC. Tetapi mereka ada di PAC. Jadi semuanya bukan wajah baru," jelas Riswadi.

Ia menambahkan, komposisi kepengurusan juga telah memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen.

Target Pulihkan Kursi DPRD yang Hilang

Riswadi mengakui, tantangan politik ke depan cukup berat, terutama setelah PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan kehilangan tiga kursi DPRD pada Pemilu Legislatif 2024.

"Kami sangat kecewa, di 2024 legislatif itu kami kehilangan tiga kursi," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: