iklan banner Honda atas

Investor Perhotelan Kembali Masuk Kota Pekalongan

Investor Perhotelan Kembali Masuk Kota Pekalongan

KOTA - Meski memiliki keterbatasan lahan dan sebagian wilayahnya terdampak banjir rob, namun nyatanya Kota Pekalongan masih menarik minat para investor untuk menanamkan investasinya di Kota Batik.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat Beno Heritriono menyebutkan saat ini setidaknya ada dua calon investor yang akan berinvestasi di Kota Pekalongan. Masing-masing di sektor perhotelan dan perdagangan.

"Satu dalam proses pengajuan izin. Yang masuk proses perizinan ini adalah perhotelan. Satunya lagi sudah ada kepeminatan untuk menanamkan modal atau investasi di Kota Pekalongan. Nilai investasinya sekitar Rp10 miliar," kata Beno, usai kegiatan Bimbingan Teknis/Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Tahun 2022, bertempat di Hotel Santika Pekalongan, Selasa (15/11/2022).

Beno menyatakan bahwa Kota Pekalongan memang dilirik oleh investor. Potensi investasi berbagai sektor masih terbuka lebar. Apalagi, Kota Pekalongan melalui DPMPTSP memiliki sistem perizinan usaha yang mudah dan ramah investasi.

"Sebetulnya kita juga mendorong dan membuka kesempatan lebar-lebar para investor dari luar daerah, bahwa Kota Pekalongan ini ramah dan aman investasi," kata Beno.

Beno menambahkan, Pemkot Pekalongan juga masih mencari solusi beberapa hal yang bisa menghambat realisasi investasi di Kota Pekalongan. Misalnya tentang aturan terkait lahan sawah yang dilindungi.

"Kami sudah sinergi juga dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat terkait lahan sawah yang dilindungi. Pada prinsipnya mereka menilai kalau untuk kepentingan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan mendorong perekonomian daerah setempat, hal ini tidak menjadi masalah," katanya.

Selain itu, imbuh Beno, pihaknya juga melakukan upaya-upaya pendampingan kepada para pelaku usaha, baik secara formal maupun nonformal antara lain melalui pertemuan forum. "Harapannya mereka bisa lebih meningkatkan usahanya di Kota Pekalongan," imbuh Beno. (way)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: