iklan banner Honda atas

Ekonomi Kabupaten Batang Tumbuh Progresif 8,52 Persen, Lampaui Jateng dan Nasional

Ekonomi Kabupaten Batang Tumbuh Progresif 8,52 Persen, Lampaui Jateng dan Nasional

Bupati Batang - M Faiz Kurniawan-Radar Pekalongan/Novia Rochmawati-

BATANG, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Kabupaten Batang menorehkan prestasi gemilang dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan pada tahun anggaran 2025. 

Merujuk pada data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipaparkan dalam agenda koordinasi Pemerintah Kabupaten, laju pertumbuhan ekonomi daerah hingga Triwulan III (TW III) tahun 2025 sukses menembus angka 8,52 persen.

Capaian ini menandai peningkatan tajam dibandingkan performa tahun sebelumnya. Sebagai informasi, pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Batang berada di level 6,03 persen.

BACA JUGA:Dekranasda Batang Pastikan Keaslian Batik Rifa’iyah Terjaga Lewat Arsip Budaya

BACA JUGA:IPM Kabupaten Batang Tembus 71,70, Lampaui Target Rencana Pembangunan

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyatakan bahwa keberhasilan ini memosisikan Batang jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang tercatat sebesar 5,37 persen, serta melampaui angka pertumbuhan nasional di level 5,04 persen.

“Pertumbuhan ekonomi kita hingga Triwulan III 2025 berada di angka 8,52%. Ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dan nasional,” ungkap Bupati Faiz saat memberikan keterangan di kantornya, Rabu 4 Februari 2026. 

Sektor Industri dan Investasi Jadi Penopang Utama Saat ini, struktur perekonomian di Kabupaten Batang ditopang secara dominan oleh sektor sekunder dengan kontribusi mencapai 43,66 persen. Sektor ini meliputi industri pengolahan, pengadaan energi (listrik dan gas), pengelolaan air, serta ekspansi sektor konstruksi yang terus berkembang pesat di wilayah tersebut.

Sementara dari kacamata pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penggerak roda ekonomi yang dominan dengan porsi 66,08 persen, disusul oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau sektor investasi sebesar 29,58 persen.

Peningkatan Kesejahteraan Rakyat Lonjakan ekonomi makro ini berdampak positif secara paralel terhadap penguatan daya beli masyarakat setempat. Hal tersebut tecermin dari realisasi pengeluaran per kapita penduduk Batang yang kini mencapai Rp11.424.000,00, melampaui target semula yang diproyeksikan sebesar Rp9.896.000,00.

Bupati Faiz menegaskan bahwa kenaikan pengeluaran per kapita ini merupakan indikator valid bahwa ekonomi rakyat semakin solid. Dengan ketercapaian target pertumbuhan hingga 100 persen dari sasaran yang ditetapkan (rentang 5,50 – 6,10), Pemkab Batang optimis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun anggaran 2025.

Pencapaian ini kian mengukuhkan Kabupaten Batang sebagai salah satu titik pertumbuhan ekonomi baru yang paling progresif di Jawa Tengah. (Nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait