iklan banner Honda atas

Brigadir DH akan Dilaporkan Ke Polda Jateng

Brigadir DH akan Dilaporkan Ke Polda Jateng

"Menurut adik kami, yang terjadi itu benar dia ikut menagih dan dia hanya ikut-ikutan temannya. Dia ikut menagih, tetapi tidak melakukan kekerasan apapun."

"Sesampainya di situ yang keluar bukan si empu yang punya hutang, tetapi yang keluar abangnya dari si empu yang punya hutang yaitu Brigadir DH, yang kemudian Brigadir DH memukul adik kami dengan besi," ujarnya.

Kemudian, setelah Brigadir DH melakukan pemukulan beberapa kali, adiknya yang berinisial AF lalu melawan.

Akan tetapi, perlawanannya juga tidak seimbang, karena kondisi adiknya dipiting kemudian sempat memukul badan bagian belakang Brigadir DH.

"Adik saya luka di bagian kepala banyak sekali dan saya sudah videokan. Saya juga ucapkan terima kasih kepada pak Kapolres, adik kami di sini mendapatkan proses hukum yang layak, walaupun ada satu hal yang menjadi kejanggalan bagi kami, karena luka adik kami belum diobati," imbuhnya.

Bambang juga menjelaskan, bagaimana pun saat ini keluarga akan melakukan proses pemulihan terhadap nama baik adiknya yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Kami masih berusaha akan melakukan pemulihan. Menurut kami, besar kenyakinan sampai saat ini adiknya korban," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria mengatakan, keluarga tersangka berinisial AF telah datang ke Polres Pekalongan dan pihaknya juga telah menyampaikan terkait, dengan progres penanganan perkara.

"Jadi bahwasanya Brigadir DH ini bukan anggota Polres Pekalongan, tetapi Polres batang," kata Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria.

Pihaknya mengungkapkan, untuk saat ini keluarga sendiri akan melaporkan kasus ini ke bid propam Polda Jateng.

Untuk perkembangan kasus Brigadir DH, AKBP Arief Fajar menjelaskan, dari unit Paminal Polres Pekalongan sudah menyusun laporan hasil penyelidikan dan dinaikkan menjadi proses penyidikan.

"Telah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, kita masih menunggu dari keluarga, yaitu keluarga AF, yang katanya akan melaporkan di Polda. Jadi nantinya kasus itu akan kita limpahkan ke Polda Jateng," jelasnya. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: