PERSAMI BERUJUNG MAUT
"Diduga pengemudi mobil tersebut baru belajar mengemudi, sehingga belum mahir mengemudikan kendaraan," ungkapnya.
Menurutnya, tiga pejalan kaki tersebut merupakan pelajar yang di salah satu SMP negeri yang ada di Kecamatan Sragi.
Korban yang meninggal dunia berinisial MTA (12), warga Desa Ketanonageng, Kecamatan Sragi. Ia mengalami cidera kepala berat kemudian meninggal dunia dalam perjalanan ke Puskesmas Sragi 1.
APA (11), warga Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, mengalami luka pada bagian pinggang kanan, dan sekarang dirawat di RSUD Kraton. KFA (12), warga Desa Krasakageng, Kecamatan Sragi, mengalami luka fraktur kaki kiri.
AKP Ara mengimbau kepada masyarakat yang hendak belajar nengemudikan mobil sebaiknya melalui tempat kursus karena ketika didampingi orang yang ahli nantinya akan diberikan pemahaman soal keselamatan di jalan. Selain itu juga mobil di tempat kursus juga sudah dirancang khusus agar tidak terjadi kecelakaan saat belajar.
Tak hanya itu saja, di tempat kursus mengemudi sudah memiliki urutan belajar mulai dari teori hingga praktik di lapangan. Proses belajar juga sudah dirancang dari tingkat dasar hingga mahir.
"Apabila belajar menyetir sendiri untuk mencari tempat yang aman, dan didampingi yang sudah profesional. Tujuannya, untuk keselamatan bersama," tambahnya. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
