iklan banner Honda atas

Petani Kecil Kian Terpuruk

Petani Kecil Kian Terpuruk

Dikatakan, nasib petani saat ini tragis. Ia menggambarkan, di saat harga komoditi mahal. Misalkan harga cabai tembus Rp 40 ribu perkilo, maka pemerintah langsung impor cabai, sehingga harganya langsung turun. Padahal, harga komoditas pertanian itu tinggi biasanya karena gagal panen. "Namun saat harga murah, pemerintah ndak mikirkan ini barang mau dibuang kemana agar harganya naik biar bisa nutup modal. Harusnya adil. Saat harga mahal impor, maka ketika barang murah ya dicarikan solusinya. Agar stabilitas harganya stabil sehingga petani tidak rugi," ujarnya.

Willy, pekerja di peternakan ayam pedaging, mengatakan, harga daging ayam dalam beberapa bulan terakhir anjlok. Harga ayam di tingkat peternak, kemarin, di kisaran Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu perkilo. Harga ayam bahkan sempat terjun bebas di kisaran Rp 9 ribu perkilo. Padahal, kata dia, harga agar peternak kembali modal di kisaran Rp 17 ribu hingga Rp 18 ribu perkilonya. Di sisi lain, harga pakan terus naik. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: