Nginep di Rumah Teman di Talun Pekalongan, Anak Pemilik Rumah Dicabuli
erduga pelaku pencabulan terhadap anak diamankan warga Desa Donowangun, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.-Tangkapan layar media sosial.-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Kasus pencabulan masih marak di Kabupaten Pekalongan.
Mirisnya, korban pencabulan di Kota Santri sebagian besar masih anak di bawah umur.
Media sosial baru-baru ini diramaikan dengan beredarnya video amatir yang menunjukkan massa mengamankan seorang laki-laki di daerah Talun, Kabupaten Pekalongan.
Dalam narasinya di medsos disebutkan, seorang anak perempuan kelas 3 SD dari Dukuh Bremi, Desa Donowangun, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, diduga menjadi korban pencabulan, Jumat (16/5/2025).
Pelaku adalah pria dewasa asal Dukuh Sikumbang, Desa Karangasem, yang menginap di rumah korban karena berteman dengan ayah tirinya.
Baca juga:Narkoba dan Pencabulan di Kota Santri Pekalongan Naik di 2024, Gangguan Kamtibmas Menurun
Kejadian berlangsung saat korban ditinggal sendiri di rumah karena orang tuanya menghadiri kondangan. Korban diketahui mengalami trauma dan mengeluh sakit di bagian tubuhnya.
Saat ditanya oleh neneknya, korban menyebut bahwa dirinya telah diperlakukan tidak senonoh oleh 'om bolone pae'.
Kapolsek Talun, Iptu Adhi Agung, dikonfirmasi, membenarkan ada kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur di wilayahnya.
"Kasusnya sudah ditangani Polres Pekalongan," kata dia.
Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Pekalongan, Aiptu Anton Purnomo, Selasa, 20 Mei 2025, mengatakan, tersangka sudah ditahan di Polres Pekalongan.
Disebutkan, tersangka berinisial KR (36), warga Desa Karangsem, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan. Pelaku merupakan teman ayah korban.
"Pelaku dan ayahnya kerja konveksi bareng," kata dia.
Tersangka ini menginap di rumah temannya itu. Pada saat kedua orang tua korban pergi untuk takziyah, korban berada di rumah sendirian. Saat itulah tersangka mencabuli korban.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
