Tim KKN Unikal Desa Bandengan Resmikan Program Keramba Jaring Apung (KJA)

Tim KKN Unikal Desa Bandengan Resmikan Program Keramba Jaring Apung (KJA)

LEPAS BENIH - Pelepasan benih ikan KJA yang dilakukan oleh Warek II beserta Kepala DKP Kota Pekalongan dan jajaran civitas akademika Unikal.-Malekha-

BANDENGAN - Tim KKN Unikal Desa Bandengan menggelar peresmian program unggulan KKN Tematik Keramba Jaring Apung (KJA) di kelurahan Bandengan, Senin (17/7/2023).

Keramba jaring apung dewasa ini menjadi sarana pemeliharaan ikan yang menggunakan jaring sebagai bagian utamanya. Keramba jaring apung adalah salah satu wadah budidaya perairan yang cukup ideal, yang ditempatkan di badan air dalam, seperti waduk, rawa, danau, dan laut. Keramba jaring apung menjadi salah satu wadah untuk penerapan budidaya perairan dengan sistem intensif dan tersturktur. Dengan menggunakan jaring apung, pememeliharaan ikan bisa dilakukan di laut atau pun media air tawar seperti danau atau waduk, yang memiliki kedalaman lebih dibandingkan sungai atau tambak.

Menurut koordinator tim KKN Unikal Desa Bandengan Ivan Vivaldi Djuhana bahwa program KJA ini merupakan program yang tepat bagi Desa Bandengan, mengingat desa tersebut merupakan wilayah yang sering terdampak rob. Sehingga KJA ini menjadi program yang bisa memanfaatkan kondisi rob dengan maksimal.

"Kita memang mencoba hal baru ya tentunya benar-benar bisa menanggulangi rob dan memanfaatkan kondisi tersebut. Soalnya kalau  misalnya kita pakai tanaman itu kadang-kadang tidak berdampak robnya. Tapi kalau KJA akan lebih efektif dalam menanggulangi rob, jadi kalau ada rob bisa ngangkat jaringnya," ungkap Ivan sapaan akrabnya.

Dijelaskan lebih lanjut, selama hampir satu bulan berada di Desa Bandengan tim KKN Unikal yang berjumlah 9 orang dan dikomandoi oleh Ivan ini memiliki berbagai macam program yang sudah terlaksana seperti sosialisasi tentang bahaya narkotika, KDRT, produk unggulan Desa Bandengan yaitu olahan ikan nila yang akan ditampilkan pada expo dan olahan daun telang

"Kami berharap, program-program ini tidak hanya berhenti disini namun terus berkelanjutan dan bermanfaat bagi warga Desa Bandengan," imbuhnya.

Sementara itu, Warek II Unikal Dr Achmad Soeharto SH MH mengungkapkan bahwa program kerja KJA ini merupakan program kerja yang sangat bagus, dan mungkin yang pertama di Kota Pekalongan. 

"Mudah-mudahan hasilnya bagus dan kalau KJA ini berhasil masyarakat bisa beradaptasiz kalau yang dulunya bekerja di sawah bisa beralih ke Perikanan," terang Pak Harto. 

Senada dengan Warek II Unikal, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pekalongan, Sugiyo  sangat mengapresiasi program kerja dari tim KKN Unikal di Desa Bandengan. Hal ini sangat membantu DKP Kota Pekalongan dalam mensosialisasikan KJA dan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pembudidayaan ikan tidak hanya menggunakan tambak atau cara konvensional namun juga bisa menggunakan KJA.

"Mengingat Desa Bandengan ini penuh dengan genangan air setinggi 1-1,5 meter, jadi kami berharap dengan adanya program ini bisa membuka wawasan masyarakat untuk beradaptasi dengan KJA, tidak menyerah dengan genangan namun justru mengubah genangan jadi rupiah," pungkasnya. (mal)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: