iklan banner Honda atas

5 Tahun Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Siwalan Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

5 Tahun Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Siwalan Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

Jalan poros di Desa Siwalan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, yang rusak, ditanami pisang oleh warga setempat lantaran lama tak kunjung ditangani.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Lima tahun jalan poros di Desa Siwalan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, rusak. Kondisi jalan kini kian parah lantaran tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah.

Buntut protes atas jalan rusak tersebut, warga Desa Siwalan menanam pohon pisang di jalan rusak poros Desa Siwalan. Titik-titik lubang di jalan itu ditanami pohon pisang oleh warga setempat.

Dari pantauan, Selasa, 23 Desember 2025, warga menanam pohon pisang dan memasang bongkahan batang kayu, bambu, serta batu besar di ruas jalan yang berlubang dan tergenang air.

Bahkan, pohon pisang lengkap dengan buahnya juga tampak menancap di tengah jalan rusak. Ada sekitar 300 meter jalan yang ditanami tersebut.

Baca juga:Warga Keluhkan Jalan Babadan Pait, Bak Kubangan Lumpur di Sawah

Tak hanya gelar aksi menanam pisang di jalan rusak, perwakilan warga secara langsung menggeruduk rumah kepala desa. Mereka menyampaikan keluhan jalan rusak tersebut, agar segera ditangani. 

Menurut warga setempat, Sudono, kerusakan jalan poros tersebut sudah berlangsung sekitar lima tahun dan kerap menyebabkan pengendara jatuh akibat terperosok lubang jalan.

Kendati kerap memakan korban, hingga kini pihak desa belum pernah melakukan perbaikan ataupun penanganan sementara dengan pengurukan.

"Jalan sudah rusak sekitar lima tahunan. Katanya tahun 2024, jalan akan diperbaiki, ternyata hanya janji. Gagal (diperbaiki, red)," ujar Sudono.

Warga sudah mempertanyakan perbaikan jalan itu ke kepala desa. Kades, kata dia, menyatakan akan memperbaikinya di tahun 2025.

"Hingga Desember ini ndak ada respon, malah kades bilang nunggu satu tahun lagi," ujar dia.

Dikatakan, kondisi jalan kian parah di musim hujan saat ini. Apalagi, sebentar lagi banyak pemudik yang akan pulang kampung.

"Jalan rusak ini sudah banyak menimbulkan kecelakaan," kata dia.

Warga meminta agar ada solusi dari pemerintah. Selama menunggu jalan itu diperbaiki, kata dia, minimal ada upaya untuk mengurangi kerusakan jalan, seperti dilakukan pengurugan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: