iklan banner Honda atas

Cuaca Ekstrem Diprediksi Hingga 7 Maret, BPBD Batang Minta Masyarakat Waspadai Potensi Bencana Susulan

Cuaca Ekstrem Diprediksi Hingga 7 Maret, BPBD Batang Minta Masyarakat Waspadai Potensi Bencana Susulan

Petugas mengevakuasi pohon tumbang yang menutup Jalur Pantura di wilayah Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.-IST-

BATANG, RADARPEKALONGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi hingga 7 Maret 2026. Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul kejadian angin kencang yang melanda Kecamatan Subah dan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Batang. Peristiwa itu menyebabkan pohon tumbang, tiang listrik roboh, serta sempat menutup akses Jalur Pantura.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Batang, Muhammad Fajri, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim ke sejumlah titik terdampak setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kemarin memang banyak kejadian di beberapa wilayah. Namun setelah menerima laporan di Subah dan melihat dampaknya cukup parah, kami memprioritaskan penanganan di wilayah tersebut,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, pohon tumbang sempat menutup Jalur Pantura sekitar pukul 16.15 WIB sehingga menghambat arus kendaraan dari arah timur maupun barat. Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, PLN, serta relawan kemudian melakukan evakuasi dengan memotong batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan.

“Proses pembersihan berlangsung hingga malam hari dan akses jalan baru bisa kembali dilalui sekitar pukul 22.00 WIB,” jelasnya.

Selain mengganggu akses jalan utama, angin kencang juga menyebabkan sejumlah tiang listrik PLN roboh. Hingga saat ini proses perbaikan jaringan listrik masih dilakukan oleh pihak terkait.

BPBD juga mencatat adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, masing-masing di Jalur Pantura Subah, Desa Gondang, serta seorang pedagang warung di wilayah Gringsing. Secara keseluruhan, dampak angin kencang tercatat terjadi di 10 kecamatan di Kabupaten Batang.

BPBD Kabupaten Batang mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat. (Nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: