iklan banner Honda atas

Langenan Ban Kecepak, Edukasi Lingkungan Dibungkus Lomba Seru Berhadiah Kambing

Langenan Ban Kecepak, Edukasi Lingkungan Dibungkus Lomba Seru Berhadiah Kambing

Langenan Ban Kecepak di Batang kembali digelar meriah saat Syawalan, -IST-

BATANG, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Terik matahari tak menyurutkan semangat ratusan warga yang memadati Sungai Kecepak, Kabupaten Batang. Mereka bukan sekadar bermain air, tetapi ikut dalam tradisi tahunan Langenan Ban yang tahun ini kembali digelar meriah dengan hadiah utama dua ekor kambing.

Sekitar 250 hingga 300 peserta, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, bahkan para perantau yang mudik, tumpah ruah mengikuti lomba yang memadukan keseruan dan kebersamaan. Dengan ban sebagai alat utama, mereka berpacu menuju garis finis di aliran sungai yang juga menjadi sumber irigasi warga.

Panitia Langenan Ban, Muhammad Nasrul Fajar, menyebut kegiatan ini bukan hanya hiburan Syawalan, tetapi juga sarana edukasi lingkungan yang dikemas secara menarik.

“Lewat kegiatan ini, kami ingin mengajak anak-anak sejak dini untuk peduli dan menjaga kebersihan Sungai Kecepak, tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (23/3/2026).

Daya tarik Langenan Ban semakin meningkat dari tahun ke tahun. Selain hadiah utama kambing, panitia bersama para donatur juga menyediakan uang tunai jutaan rupiah hingga berbagai hadiah elektronik. Dukungan dari para perantau yang pulang kampung turut menambah semarak acara.

Tak hanya berdampak sosial dan edukatif, kegiatan ini juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Puluhan pedagang dadakan bermunculan, menjajakan aneka jajanan hingga mainan tradisional, dan berhasil meraup keuntungan dari ramainya pengunjung.

“Banyak pedagang yang ikut merasakan manfaatnya. Ini jadi cara kami menghidupkan potensi wisata air sekaligus menggerakkan ekonomi warga,” jelasnya.

Bagi warga, Langenan Ban bukan sekadar lomba, tapi juga momen pulang kampung yang dinanti. Nisa, perantau asal Tangerang, mengaku selalu menyempatkan diri ikut serta.

“Tahun lalu dapat kipas angin, sekarang mau ikut lagi, siapa tahu dapat kambing,” katanya sambil tersenyum.

Hal serupa dirasakan Kaka, peserta muda yang kembali turun setelah tahun lalu meraih juara tiga. Tahun ini, ia menargetkan posisi puncak.

“Tahun kemarin dapat Rp150 ribu, sekarang pengen juara satu, biar dapat kambing buat disate,” ujarnya penuh semangat. (Nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait