iklan banner Honda atas

Satu Dekade Berbagi, NU Sidorejo Batang Kembali Santuni Anak Yatim Piatu

Satu Dekade Berbagi, NU Sidorejo Batang Kembali Santuni Anak Yatim Piatu

Satu Dekade Berbagi, NU Sidorejo Batang Kembali Santuni Anak Yatim Piatu-Radar Pekalongan/Novia Rochmawati-

BATANG, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Tradisi berbagi kepada anak yatim piatu terus dijaga oleh Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Memasuki tahun ke-10 pelaksanaannya, kegiatan santunan tersebut kembali digelar pada bulan Ramadan tahun ini.

Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sidorejo, Fatkhuddin, mengungkapkan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan sebagian rezekinya untuk membantu anak-anak yatim di desa tersebut.

“Alhamdulillah, tahun ini donasi yang terkumpul mencapai Rp33.333.000,” ujarnya dalam sambutan pada kegiatan yang berlangsung di Gedung Madrasah Diniyah Sidorejo, Ahad (14/3/2026).

BACA JUGA:Polres Batang Luncurkan Program Polsari Edisi Fitri, Kawal Keamanan Industri dan Pemudik Selama Ramadan

BACA JUGA:Nasabah Koperasi Syariah di Batang Tak Bisa Cairkan Tabungan Idul Fitri, Kantor Tutup

Ia menilai keberlangsungan kegiatan tersebut tidak lepas dari kebersamaan antara pengurus NU, badan otonom (banom), serta dukungan masyarakat. Menurutnya, kekompakan tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan manfaat bagi warga sekitar.

Di sisi lain, Ketua Panitia kegiatan, Indaka Nurul Khasin, menjelaskan bahwa dana santunan berasal dari partisipasi warga Sidorejo, anggota NU, serta penggalangan donasi melalui platform digital.

“Alhamdulillah, dari target yang kami tetapkan, sekitar 80 persen berhasil dihimpun,” jelasnya.

Total dana sebesar Rp33.333.000 tersebut kemudian disalurkan kepada 25 anak yatim piatu. Setiap penerima mendapatkan bantuan berupa uang tunai Rp1.160.000, paket bingkisan senilai Rp162.320, serta hidangan berbuka puasa senilai Rp11.000.

Menurut Indaka, seluruh donasi yang terkumpul disalurkan secara penuh kepada anak-anak yatim. Sementara kebutuhan operasional kegiatan ditanggung dari iuran anggota badan otonom NU.

“Kami berupaya menjaga keterbukaan dalam pengelolaan dana. Semua donasi yang masuk disalurkan kepada penerima tanpa potongan,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan santunan tersebut dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan dukungan generasi muda Sidorejo yang tetap solid dalam menggerakkan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Semoga pemuda-pemudi Sidorejo tetap kompak dan semangat dalam menghidupkan kegiatan organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Indaka yang juga menjabat sebagai Ketua Ansor Desa Sidorejo. (Nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait