Unikal Bedah Sisi Lain Tokoh Wayang Lewat Buku Trilogi Karya Koco Buwono
--
PEKALONGAN,RADARPEKALONGAN.CO.ID – Universitas Pekalongan (Unikal) resmi meluncurkan buku Trilogi: Karna, Bisma, dan Kumbayana karya Haryo Koco Buwono yang dirangkaikan dengan pagelaran seni. Acara ini menjadi langkah nyata Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unikal dalam mengenalkan kedalaman filosofi budaya Jawa kepada generasi muda.
Rektor Unikal, Andi Kushermanto, menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan proses "memantaskan diri" untuk mengeksplorasi kembali kekayaan cerita Mahabarata yang telah berakulturasi dengan ciri khas lokal Indonesia. Melalui trilogi ini, pembaca diajak melihat perspektif berbeda dari tiga tokoh yang selama ini dianggap kontroversial.
"Buku ini lebih mengatakan bahwa tidak selalu hitam itu adalah hitam. Terkadang ketika ada hitam, maka akan ada setitik putih di sana, begitu juga sebaliknya," ujar Andi Kushermanto.
Ia menjelaskan bahwa meski Karna, Bisma, dan Kumbayana sering dipandang abu-abu, mereka sebenarnya adalah sosok yang memegang teguh prinsip dan loyalitas. Namun, dalam kacamata kepemimpinan, seringkali mereka dianggap sebagai "orang baik yang berada di tempat yang salah".
Andi menekankan bahwa ada pesan moral mendalam bagi para calon pemimpin dari kisah ketiga tokoh ini. Menurutnya, seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan dengan kesadaran penuh akan risikonya.
"Pesan yang ingin disampaikan adalah saat mengambil keputusan, maka dia harus sadar akan konsekuensinya. Karena seorang pemimpin itu harus mengambil keputusan," tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Unikal berharap keindahan budaya Jawa tidak lagi hanya didominasi oleh generasi tua, tetapi juga mulai dicintai oleh Generasi Z. Dengan memahami filosofi hidup dari tokoh-tokoh pewayangan, mahasiswa diharapkan menyadari bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya dan nilai kehidupan yang luar biasa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



