iklan banner Honda atas

Journalism Fellowship on CSR Batch III 2026 Tekankan Perspektif Media Global di Era Digital

Journalism Fellowship on CSR Batch III 2026 Tekankan Perspektif Media Global di Era Digital

Media Briefing Journalism Fellowship CSR 2026 tekankan perspektif media global bagi wartawan lokal di era digital-IST-

JAKARTA, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) bersama PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) menggelar media briefing Journalism Fellowship on Corporate Social Responsibility (JFC) Batch III Tahun 2026 pada Jumat, 15 Mei 2026.

Kegiatan yang digelar secara daring tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian fellowship yang mempertemukan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia, baik dari media nasional maupun media lokal berbasis digital.

Direktur GWPP, Nurcholis MA Basyari, mengatakan program fellowship tahun ini diikuti 15 wartawan media siber terpilih hasil seleksi dari puluhan pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.

Peserta berasal dari beragam platform media, mulai media nasional hingga media lokal yang tersebar di Jawa, Sumatera, hingga Sulawesi. Beberapa media yang mengikuti program ini di antaranya Kompas.com, Tirto.id, Viva Jogja, Tribunnews.com, Akurat.co, hingga sejumlah media lokal daerah seperti Jatengpress.com, Infosumbar.net, Mediaalkhairaat.id, dan Radarpekalongan.disway.id.

Menurut Nurcholis, keberagaman latar belakang media peserta menjadi kekuatan tersendiri dalam fellowship karena masing-masing wartawan membawa perspektif dan pengalaman peliputan yang berbeda.

“Jangan terpaku dengan label media lokal. Media lokal khususnya media online memiliki domain website, yang artinya World Wide Web, sehingga jangkauannya global," ujarnya dalam sesi briefing.
Ia menilai media lokal memiliki posisi strategis karena dekat dengan isu masyarakat dan mampu menghadirkan sudut pandang yang kuat terhadap persoalan di daerah, namun tetap bisa menjangkau pembaca luas melalui platform digital.

Dalam program fellowship ini, peserta nantinya akan mengikuti sekitar 14 rangkaian kegiatan berupa kelas daring dan luring sejak 22 Mei hingga 30 Juni 2026. Materi yang diberikan meliputi teori jurnalistik, produksi berita, jurnalisme audio visual, etika dan hukum pers, isu Corporate Social Responsibility (CSR), hingga pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam dunia media.

Sejumlah narasumber nasional dijadwalkan hadir dalam program tersebut, di antaranya Frans Surdiasis, Jamalul Insan, Abdul Malik, Merdi Sofansyah, Fahmi S. Alatas, Kusfiardi, hingga Arifin Asydad.

Selain pembelajaran daring, peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan ke lokasi CSR Rumah Batik TBIG di Pekalongan sebagai penutup rangkaian Journalism Fellowship on CSR Batch III 2026 pada 29-30 Juni mendatang. (Nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait