PDAM Kabupaten Pekalongan Siaga El Nino
PDAM Kabupaten Pekalongan rutin melakukan pemeliharaan jaringan sumber agar distribusi air terjaga dengan baik. -Hadi Waluyo.-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – PDAM Kabupaten Pekalongan mulai melakukan berbagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak El Nino yang diperkirakan terjadi tahun ini.
Fokus utama dilakukan pada perlindungan sumber air dan pengurangan kebocoran jaringan guna menjaga pasokan air bersih bagi pelanggan.
Direktur PDAM Kabupaten Pekalongan, Nur Wachid, Minggu, 7 Juni 2026, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi sejak beberapa bulan lalu untuk mengantisipasi kemungkinan penurunan debit air akibat musim kemarau panjang.
"Dalam rangka prediksi adanya El Nino di tahun ini, kita melakukan prioritas terhadap dua hal. Yang pertama adalah wilayah sumber dan yang kedua wilayah jaringan transmisi distribusi," ujar Nur Wachid.
Menurutnya, upaya perlindungan sumber air difokuskan di kawasan Mata Air Mudal yang menjadi sumber terbesar pasokan air PDAM Kabupaten Pekalongan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penanaman pohon untuk menjaga kelestarian sumber air.
Baca juga:PDAM Kabupaten Pekalongan Tebar 8 Kambing Kurban di Lereng Sumber Mata Air
"Kita melakukan penanaman pohon, yang kita harapkan mampu menjaga debit dari sumber air tersebut," katanya.
Selain itu, PDAM juga melakukan penataan jaringan perpipaan di sejumlah titik transmisi yang selama ini rawan terdampak banjir. Salah satunya berada di wilayah Pakuluran.
"Di beberapa titik transmisi seperti di wilayah Pakuluran, kita lakukan penataan perpipaan. Ada perpipaan yang kesempatan ini sudah lepas dari banjir segera kita tata ke samping atau ke tepi," jelasnya.
Nur Wachid mengakui ancaman terbesar El Nino bagi perusahaan air minum adalah kemungkinan menurunnya debit air sumber. Untuk itu, PDAM memperkuat upaya pengendalian kehilangan air melalui perbaikan kebocoran jaringan.
"Selain kita berupaya menjaga debit airnya, kita lakukan upaya untuk menekan kebocorannya supaya penurunan debit tadi tidak berimbas kepada aliran," ungkapnya.
Ia menjelaskan, mitigasi jaringan difokuskan pada jalur utama dari Mata Air Mudal hingga Karyomukti. Hasilnya, sejumlah titik kebocoran berhasil ditemukan dan diperbaiki.
"Kita lakukan perbaikan-perbaikan kebocoran. Alhamdulillah ketemu di beberapa titik sehingga kehilangan itu bisa kita minimalisir," katanya.
Imbau Pelanggan Menyimpan Cadangan Air
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
