Dari Karnaval Wonopringgo, Shellvaria Paparingga Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
--
RADARPEKALONGAN.CO.ID - Karnaval Pelajar dan Umum dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Wonopringgo berlangsung meriah dan penuh kreativitas.
Masyarakat serta pelajar dari berbagai desa turut ambil bagian dengan menampilkan beragam seni budaya, kreasi kostum, marching band, hingga tema-tema pembangunan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Shellvaria Paparingga, M.Pd., mengapresiasi antusiasme masyarakat, pelajar, guru, serta panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurut Shellvaria, karnaval tidak sekadar menjadi hiburan dalam memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persatuan, menumbuhkan kreativitas generasi muda, sekaligus menyampaikan pesan-pesan pembangunan.
“Semangat kemerdekaan bukan hanya kita rayakan, tetapi harus terus kita wujudkan melalui kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Shellvaria, Rabu 19 Agustus 2026.
Ia juga memberikan perhatian terhadap kreativitas sejumlah desa yang mengangkat tema ketahanan pangan dalam penampilan karnaval. Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Banyak peserta mengangkat tema ketahanan pangan, yang sangat relevan dengan semangat Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Ketahanan pangan merupakan bagian dari kedaulatan bangsa,” katanya.
Shellvaria menilai semangat kemandirian pangan dapat dimulai dari tingkat desa dengan mengoptimalkan potensi pertanian, menjaga produktivitas, memanfaatkan sumber daya lokal, serta melibatkan generasi muda dalam pengembangan sektor pangan.
“Dari desa, kita belajar bahwa kemandirian pangan dapat dimulai dari hal-hal sederhana: mengoptimalkan potensi pertanian, menjaga produktivitas, memanfaatkan sumber daya lokal, serta melibatkan generasi muda untuk mencintai dan mengembangkan sektor pangan,” tuturnya.
Selain mengangkat pesan ketahanan pangan, kemeriahan karnaval semakin semarak dengan penampilan marching band dari berbagai sekolah, mulai jenjang SD, SMP hingga SMA.
Bagi Shellvaria, kehadiran para pelajar dalam karnaval menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan telah tumbuh sejak usia dini. Berbagai penampilan tersebut juga menjadi bagian dari pembentukan karakter anak, khususnya dalam hal disiplin, kekompakan, kreativitas, kerja sama, dan kepercayaan diri.
“Semangat anak-anak hari ini adalah investasi untuk Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur di masa depan,” tegasnya.
Ia berharap kreativitas yang ditampilkan dalam karnaval tidak berhenti sebagai pertunjukan semata, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus bergerak, berkarya, dan mengembangkan potensi daerah.
“Inilah wajah Wonopringgo yang saya banggakan, masyarakatnya kreatif, guyub, produktif, dan memiliki semangat untuk terus membangun,” ungkap Shellvaria.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

