Kunci Selamat Biker di Jalan: Pahami "Low Power Mode" Tubuh
--
SEMARANG – Menjalankan aktivitas harian di atas jok motor menghadirkan tantangan fisik dan emosional tersendiri bagi para bikers. Penurunan kadar gula darah serta perubahan pola tidur terbukti memperlambat respon biologis pengendara di jalan raya.
Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto, mengibaratkan kondisi fisik tubuh saat stamina menurun seperti ponsel dalam kondisi "low power mode" atau baterai menyisakan 15 persen. Secara biologis, penurunan kadar gula darah membuat kerja otak sedikit melambat dalam memproses informasi.
"Jika biasanya waktu reaksi kita 0,5 detik, saat stamina turun bisa membengkak menjadi 1 detik atau lebih. Dalam kecepatan tinggi, selisih setengah detik itu menjadi penentu antara selamat atau celaka," ujar Oke.
Ia menambahkan, jam kritis paling berbahaya berada pada sore hari saat jam pulang kantor. Pada momen ini, kondisi perut berada di titik paling kosong sehingga konsentrasi pengendara mencapai tingkat terendah.
BACA JUGA:Lahirkan Agen Perubahan Safety Riding, AHM Cetak Instruktur Berkualitas Nasional
BACA JUGA:Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah Resmi Beroperasi
Di saat bersamaan, volume kendaraan meningkat drastis akibat kepungan pedagang di pinggir jalan dan pengendara yang terburu-buru mengejar waktu sampai rumah.
Guna menekan risiko kecelakaan, Honda Jateng membagikan lima tips utama bagi para pengendara harian:
Pahami Kapasitas Diri: Segera tepi kendaraan dan beristirahat selama 10–15 menit di tempat ibadah atau rest area terdekat jika mata mulai terasa berat.
Jaga Jarak Ekstra: Tambah jarak aman antar-kendaraan—misalnya dari 3 meter menjadi 5 meter—untuk memberikan ruang berpikir bagi otak yang merespons lebih lambat.
Sesuaikan Busana: Hindari penggunaan jaket yang terlalu tebal saat berkendara di bawah terik matahari siang untuk mencegah dehidrasi cepat.
Kelola Emosi: Prioritaskan kesabaran di jalan raya ketimbang memaksakan diri melanggar rambu demi mengejar waktu.
"Jangan korbankan keselamatan demi mengejar waktu yang hanya selisih beberapa menit. Teko panggonan kanthi slamet, ibadah lancar, ati ayem," tutup Oke.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

