Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

Dua Merpati Rp70 Juta Digondol Maling di Bojong Pekalongan

Dua Merpati Rp70 Juta Digondol Maling di Bojong Pekalongan

Polisi melakukan olah TKP pencurian dua merpati seharga puluhan juta di Bojong, Kabupaten Pekalongan. -Hadi Waluyo.-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Aksi maling di Bojong, Kabupaten Pekalongan, bikin geleng-geleng kepala. Bukan emas atau uang tunai yang digasak, melainkan dua ekor merpati kualitas unggul senilai total Rp70 juta.

Pencurian dua merpati sultan ini terjadi di rumah Rifki, di belakang Balai Desa Bojong Wetan, Kecamatan Bojong, Jumat malam, 4 September 2026. Pelaku diduga masuk dengan membobol jendela rumah.

Kapolsek Bojong AKP Wastono, Minggu, 6 September 2026, mengatakan, laporan korban diterima melalui Call Center 110 Polres Pekalongan dan langsung ditindaklanjuti petugas.

"Tim gabungan Polsek Bojong yang dipimpin Kanit Reskrim Aipda Eko Fidayanto langsung bergerak mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP awal," kata AKP Wastono.

Baca juga:Kebakaran Hutan Petungkriyono Padam! Sekda Turun Langsung, Bara Tersembunyi Masih Diburu

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga mencongkel bingkai jendela dari luar. Kaca tidak sampai pecah. Daun jendela ditemukan sudah dilepas dan diletakkan di luar rumah.

Petugas juga menemukan balok kayu di dekat jendela yang diduga digunakan sebagai pijakan untuk masuk.

Setelah berhasil menerobos rumah, pelaku menuju kandang besi dan mengambil dua merpati mahal milik korban. Kandangnya ditinggal, burungnya dibawa kabur.

Satu merpati ditaksir bernilai Rp20 juta, sedangkan satu lainnya mencapai Rp50 juta.

"Sasaran pencurian adalah dua ekor burung merpati kualitas unggul. Berdasarkan keterangan korban, masing-masing burung ditaksir bernilai Rp20 juta dan Rp50 juta," jelasnya.

Polisi kini memburu pelaku. CCTV di sekitar permukiman disisir, sementara foto kedua burung yang hilang telah diminta untuk membantu proses identifikasi.

"Kami sudah amankan status quo dan olah TKP, meminta foto spesifik burung yang hilang untuk identifikasi, serta menyisir rekaman CCTV di sekitar pemukiman warga guna mengidentifikasi pelaku," tegas AKP Wastono.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait