Lulusan BLK Pekalongan Didukung Uji Kompetensi dan Peluang Kerja
Pelatihan- Antusias para peserta mengikuti pelatihan di BLK kota Pekalongan.-FOTO-Dok. BLK Kota Pekalongan
Radarpekalongan.co.id – Peserta pelatihan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan tidak hanya dibekali keterampilan selama mengikuti pelatihan, tetapi juga menjalani uji kompetensi sebelum rangkaian pelatihan ditutup. uji kompetensi tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dari Surabaya.
Kepala BLK Kota Pekalongan, Helmy Herdarsyah, mengatakan pelaksanaan uji kompetensi menjadi salah satu upaya untuk mengetahui sejauh mana kemampuan peserta setelah mengikuti pelatihan.
Menurutnya, hasil uji kompetensi selama ini menunjukkan capaian yang cukup baik. Sekitar 95 persen alumni BLK dinyatakan kompeten, sementara sebagian kecil lainnya masih belum memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
“Sekitar 95 persen alumni dinyatakan kompeten. Hanya beberapa yang belum kompeten,” ujarnya saat dikonfirmasi Radar belum lama ini.
BACA JUGA:TPA Randukuning Batang Terbakar, Petugas Antisipasi Kobaran Susulan Gas Metana
BACA JUGA: DPAC PKB Kota Pekalongan Diisi Pengurus Maksimal 35 Tahun, Bidik 8-9 Kursi di Pemilu 2029
BACA JUGA:Plt Bupati Pekalongan Sukirman Perkuat SDM Transportasi, Gandeng STTD Kemenhub
Pihaknya menambahkan, setelah menyelesaikan pelatihan dan uji kompetensi, para alumni juga diarahkan untuk memanfaatkan peluang kerja maupun mengembangkan usaha sesuai keterampilan yang diperoleh. Berdasarkan pemantauan sebelumnya, sekitar 75 persen alumni terserap ke dunia kerja.
Sebagian alumni bekerja di berbagai sektor usaha, sementara lainnya memilih untuk berwirausaha. Penyerapan tenaga kerja juga tidak hanya terjadi di Kota Pekalongan, tetapi mencakup wilayah sekitarnya.
Untuk memperluas kesempatan kerja, BLK Kota Pekalongan juga menawarkan program on job training (OJT) kepada alumni setelah menyelesaikan uji kompetensi dan mengikuti penutupan pelatihan. Program tersebut dilakukan melalui perusahaan yang telah menjalin kerja sama dengan BLK.
BACA JUGA:DPRD Kabupaten Pekalongan Dorong UHC Prioritas, BPJS Kesehatan Segera Lakukan Verifikasi Data
BACA JUGA:Musancab PKB se-Kabupaten Pekalongan Dibagi 3 Zona, Fokus Reorganisasi dan Konsolidasi
“Setelah selesai alumni BLK, setelah UJK dan penutupan, kami tanyakan apakah mereka mau mengikuti on job training ke perusahaan yang sudah bekerja sama dengan kami,” jelas dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

