Banner Iklan BYD
banner honda terbaru 2026

96 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi, Buka Peluang Kerja dan Usaha

96 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi, Buka Peluang Kerja dan Usaha

Pembukaan- Pembukaan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi tahap 2 DBHCHT 2026 di aula BLK setempat.-FOTO-Dwi Fusti Hana Pertiwi

Radarpekalongan.co.id – Sebanyak 96 warga Kota Pekalongan mendapat kesempatan meningkatkan keterampilan melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap 2 yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026. Pelatihan tersebut diharapkan menjadi bekal peserta untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha.

Kegiatan dibuka di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, Senin (28/9/2026). Ada enam bidang pelatihan yang diberikan, yakni pembuatan roti dan kue, servis mobil sistem injeksi, menjahit pakaian wanita dewasa, pemasangan instalasi kontrol industri berbasis PLC, teknisi telepon seluler perangkat keras, serta servis sepeda motor sistem injeksi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan Betty Dahfiani Dahlan mengatakan, setiap bidang diikuti 16 peserta sesuai dengan standar pelatihan yang ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan.

BACA JUGA:Viral Jalan Baru Dicor Dilewati hingga Rusak, Plt Bupati Pekalongan Sukirman Berikan Tanggapan

BACA JUGA:10 JPT Pratama Pemkab Pekalongan Dilantik, Plt Bupati Sukirman Tekankan Kinerja dan Persiapan APBD 2027

BACA JUGA:10 Pejabat Baru Pemkab Pekalongan Dilantik, Ini Pesan Khusus Sukirman untuk Masing-Masing

Menurutnya, 96 peserta tersebut dipilih dari sekitar 250 pendaftar. Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, wawancara hingga tes psikologi.

“Pergunakan kesempatan pelatihan berbasis kompetensi ini sebaik-baiknya. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan peserta memiliki kompetensi dan siap berdaya saing, baik di sektor usaha maupun dunia kerja,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab yang hadir membuka kegiatan mengatakan, pelatihan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah dalam memberikan peluang kerja dan usaha kepada masyarakat.

Menurutnya, peserta dipilih melalui tahapan seleksi sehingga diharapkan mereka dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan menguasai keterampilan sesuai bidang yang dipilih.

BACA JUGA:Lomba Bulan Bahasa SMP Pekalongan 2026, Asah Kemampuan Berbahasa Menuju Pentas Provinsi

BACA JUGA:Gibran dan Ahmad Luthfi Turun Langsung Tinjau Pasien Dugaan Keracunan MBG di Batang, Ini Hasilnya

BACA JUGA:Gibran dan Ahmad Luthfi Turun Langsung Tinjau Pasien Dugaan Keracunan MBG di Batang, Ini Hasilnya

“Jangan sampai setelah selesai pelatihan mereka hanya menerima sertifikat sebagai simbol pelatihan sudah selesai. Yang lebih penting mereka memiliki kompetensi dan kemampuan sesuai bidang yang dipilih,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: