Banner Iklan BYD
banner honda terbaru 2026

24 Pohon Pinus Tumbang di Paninggaran, Avanza Tertimpa hingga Rusak

24 Pohon Pinus Tumbang di Paninggaran, Avanza Tertimpa hingga Rusak

--

RADARPEKALONGAN.CO.ID - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Pekalongan kembali mengganggu aktivitas pengguna jalan. Sebanyak 24 pohon pinus tumbang di jalur provinsi Paninggaran–Kajen, tepatnya di Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, Rabu sore, 21 Oktober 2026.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu mengakibatkan arus lalu lintas tersendat dan satu unit Toyota Avanza putih bernomor polisi G 1034 LK mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, tumbangnya puluhan pohon di jalur yang dikelilingi kawasan hutan itu sempat membuat perjalanan pengendara terganggu. Petugas gabungan harus bekerja selama kurang lebih dua jam untuk membersihkan batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan.

Asper KBKPH Paninggaran, Catur Taufix Mardiyant, mengatakan, mayoritas pohon tumbang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Paninggaran. Sebanyak 22 pohon tercatat tumbang di kawasan tersebut, sedangkan dua pohon lainnya berada di wilayah RPH Winduaji. Sebaran pohon tumbang diperkirakan mencapai panjang 500 meter.

“Untuk Resort Paninggaran ada sebanyak 22 pohon yang tumbang, sedangkan di sisi RPH Winduaji ada dua pohon. Akibatnya, lalu lintas jalur Kajen–Paninggaran sempat macet,” kata Catur.

Sebelum pohon-pohon tersebut bertumbangan, petugas telah berupaya mengamankan lokasi dengan melakukan penyekatan kendaraan. Langkah itu dilakukan setelah ditemukan pohon tumbang di sisi selatan jalur. Sejumlah pengendara memilih menghentikan kendaraannya untuk menghindari risiko. Namun, satu mobil Avanza tetap melintas meski telah mendapat peringatan petugas hingga tiga kali, sebelum akhirnya tertimpa pohon pinus.

“Begitu terjadi angin kencang, dan ada pohon tumbang di sisi selatan, kami melakukan penyekatan. Beberapa mobil sudah berhenti, tetapi mobil ini sudah diperingatkan dan tetap menerobos,” ungkapnya. Catur menambahkan, identitas pengemudi kendaraan tersebut masih akan ditelusuri lebih lanjut.

Penanganan di lokasi melibatkan personel Polsek Paninggaran, Koramil Paninggaran, BPBD, tim SAR Perhutani, jajaran Perhutani, serta masyarakat setempat. Pohon yang melintang di jalan dipotong menjadi beberapa bagian agar mudah dievakuasi. Petugas juga memindahkan mobil yang tertimpa pohon ke tepi jalan. Setelah proses pembersihan selesai, arus lalu lintas di jalur provinsi penghubung Paninggaran–Kajen kembali normal.

Mengantisipasi kejadian serupa selama musim hujan, Perhutani Paninggaran berencana meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan pengguna jalan mengenai potensi pohon tumbang, khususnya di jalur Linggo–Paninggaran. Koordinasi dengan TNI dan Polri juga akan diperkuat untuk mendukung pengamanan lalu lintas saat cuaca buruk. Catur mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintas ketika petugas melakukan penutupan jalan. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi hal penting untuk mencegah jatuhnya korban saat hujan deras disertai angin kencang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: