Banner Iklan BYD
banner honda terbaru 2026

Tragis! Doplak Bermuatan Sapi Terjun ke Jurang 200 Meter di Paninggaran Pekalongan, Satu Orang Tewas

Tragis! Doplak Bermuatan Sapi Terjun ke Jurang 200 Meter di Paninggaran Pekalongan, Satu Orang Tewas

Doplak bermuatan sapi masuk ke jurang sedalam 200 meter di Blok Kali Jengkol, Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Selasa, 3 November 2026. Seorang blantik sapi tewas dalam kecelakaan ini.-Hadi Waluyo.-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Paninggaran–Kajen, tepatnya di Blok Kali Jengkol, Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Selasa, 3 November 2026, sekitar pukul 14.15 WIB.

Sebuah kendaraan doplak yang mengangkut sapi terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter. Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka-luka, serta seekor sapi yang diangkut turut mati.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Nyana, warga Gunung Surat, Desa Botosari, Kecamatan Paninggaran. Sementara itu, sopir kendaraan bernama Dakiri, warga Desa Domiyang, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Kajen untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan doplak tersebut sebelumnya melaju dari arah Paninggaran menuju Kajen dengan membawa muatan sapi.

Namun, saat melintas di kawasan Kali Jengkol, kendaraan diduga mengalami kecelakaan setelah pengemudinya mengantuk. Kendaraan kemudian keluar jalur dan terperosok ke jurang yang memiliki medan cukup ekstrem.

Baca juga:Kapolres Pekalongan AKBP Zamrul Aini Ungkap Bahaya Bullying di SMPN 1 Kajen, Pesan Ini Wajib Didengar Siswa!

"Doplak itu terjun ke jurang di kawasan Kali Jengkol. Kedalaman jurang diperkirakan mencapai 200 meter," kata Suwarno (46), warga Desa Tenogo.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, kata dia, seorang blantik sapi bernama Nyana, warga Desa Botosari meninggal dunia, sementara sopir doplak bernama Dakiri, warga Desa Domiyang sudah dievakuasi warga dan dilarikan ke RSUD Kajen.

"Satu ekor sapi yang diangkut juga mati. Mobil belum bisa dievakuasi karena medannya sulit dan kedalamannya sekitar 200 meter," terang dia.

Hingga berita ini ditulis, kendaraan doplak yang mengalami kecelakaan belum berhasil dievakuasi. Kondisi medan yang curam dan ekstrem menjadi kendala dalam proses evakuasi.

Sementara itu, Unit Laka Lantas Polres Pekalongan telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, mengingat jalur Paninggaran–Kajen memiliki sejumlah titik jalan dengan kondisi medan yang menantang.

Pengendara yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk selalu berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta tidak memaksakan diri berkendara ketika mengantuk.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait