Pabrik Laundry di Pekajangan Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Mesin Oven
Kebakaran melanda sebuah pabrik laundry di Pekajangan Gang 4, Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Kamis siang, 5 November 2026. -Hadi Waluyo.-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Kebakaran melanda sebuah pabrik laundry di Pekajangan Gang 4, RT 38/RW 14, Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Kamis siang, 5 November 2026.
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada kontaktor mesin oven yang memunculkan percikan api hingga menyambar kotoran uap di sekitar mesin.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp15 juta.
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Saat kejadian, para pekerja sedang menjalankan aktivitas seperti biasa di dalam pabrik laundry.
Salah seorang pekerja kemudian melihat kontaktor yang berfungsi menyalakan mesin oven mengalami korsleting listrik hingga mengeluarkan percikan api.
Nahas, percikan tersebut menyambar sawang atau kotoran uap yang berada di belakang mesin oven. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian atas bangunan, disertai kepulan asap.
Baca juga:Geger Pria Tergeletak di Pinggir Jalan Usai Beli Sate di Kajen, Ini Faktanya
Baca lagi:20 Tahun Jalan Desa Jrebengkembang Tak Diperbaiki, Kini Diaspal Lewat TMMD
Mengetahui kejadian tersebut, para pekerja langsung berusaha memadamkan api menggunakan air. Sebagian pekerja lainnya berupaya menyelamatkan barang-barang, termasuk kain celana jeans, dengan memindahkannya dari area kebakaran.
Laporan kebakaran kemudian diteruskan kepada Polsek Kedungwuni dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pekalongan.
Personel Polsek Kedungwuni bersama petugas Damkar dan para pekerja langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.20 WIB.
"Kami mendapatkan laporan dari warga dan segera menindaklanjutinya dengan mendatangi lokasi dan membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar dan juga para pekerja pabrik," ujar Kapolsek Kedungwuni Iptu Amin.
Amin menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting pada kontaktor mesin oven.
"Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp15 juta, meliputi tiga unit dinamo dan satu kontaktor," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

