Hindari Mogok Saat Mudik, Ini 5 Tips Cek Kendaraan Sebelum Perjalanan Jauh

Senin 23-02-2026,17:40 WIB
Reporter : Admin
Editor : Novia Rochmawati

RADARPEKALONGAN.CO.ID-Mudik Lebaran menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat Indonesia. Perjalanan pulang ke kampung halaman bersama keluarga tentu diharapkan berlangsung aman, nyaman, dan lancar. Tak sedikit pemudik yang memilih menggunakan kendaraan pribadi karena lebih fleksibel dan leluasa. Namun, perjalanan jarak jauh juga menyimpan risiko jika kondisi kendaraan tidak dipersiapkan dengan baik.

Salah satu masalah yang paling ditakuti pemudik adalah kendaraan mogok di tengah perjalanan. Selain menghambat perjalanan, mogok di jalur mudik yang padat juga berpotensi membahayakan keselamatan. Oleh karena itu, pengecekan kendaraan sebelum perjalanan jauh menjadi hal wajib yang tidak boleh diabaikan. Berikut lima tips cek kendaraan sebelum mudik agar terhindar dari mogok di jalan.

1. Periksa Kondisi Mesin dan Oli Kendaraan

Mesin merupakan komponen utama yang menentukan performa kendaraan. Sebelum melakukan perjalanan jauh, pastikan mesin dalam kondisi optimal dengan melakukan servis rutin. Cek apakah terdapat suara mesin yang tidak wajar, getaran berlebihan, atau kebocoran cairan.

Penggantian oli mesin juga sangat disarankan sebelum mudik, terutama jika jarak tempuh perjalanan cukup panjang. Oli berfungsi melumasi komponen mesin agar tidak cepat panas dan aus. Oli yang sudah kotor atau berkurang volumenya dapat membuat mesin bekerja lebih berat dan berisiko mengalami overheat. Pastikan juga filter oli dalam kondisi baik agar sirkulasi oli tetap lancar.

2. Cek Sistem Pendingin dan Radiator

Masalah mogok sering kali disebabkan oleh mesin yang terlalu panas. Oleh karena itu, sistem pendingin kendaraan wajib dicek secara menyeluruh. Pastikan air radiator berada pada level yang sesuai dan tidak ada kebocoran pada selang atau tabung radiator.

Selain air radiator, periksa juga kondisi kipas pendingin dan tutup radiator. Kipas yang tidak berfungsi optimal akan membuat suhu mesin cepat meningkat, terutama saat kendaraan terjebak macet panjang. Menggunakan cairan radiator yang sesuai rekomendasi pabrikan juga dapat membantu menjaga suhu mesin tetap stabil selama perjalanan jauh.

3. Pastikan Kondisi Ban dan Kaki-kaki Aman

Ban menjadi komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan dan sangat berpengaruh terhadap keselamatan berkendara. Sebelum mudik, periksa ketebalan tapak ban dan pastikan tidak ada retakan atau benjolan pada permukaan ban. Ban yang sudah aus sebaiknya diganti untuk menghindari risiko pecah, terutama saat melaju di kecepatan tinggi.

Tekanan angin ban juga harus disesuaikan dengan standar pabrikan. Ban yang kurang angin dapat membuat kendaraan boros bahan bakar dan sulit dikendalikan, sedangkan ban yang terlalu keras berisiko pecah. Jangan lupa mengecek kondisi ban cadangan, dongkrak, dan kunci roda sebagai antisipasi jika terjadi keadaan darurat.

Selain ban, komponen kaki-kaki seperti shockbreaker dan ball joint juga perlu diperhatikan. Kaki-kaki yang bermasalah dapat mengurangi kenyamanan dan kestabilan kendaraan saat perjalanan jauh.

4. Periksa Aki dan Sistem Kelistrikan

Aki berperan penting dalam sistem kelistrikan kendaraan. Aki yang lemah dapat menyebabkan mobil sulit dihidupkan, terutama setelah berhenti lama di rest area atau terjebak macet. Sebelum mudik, cek tegangan aki dan pastikan terminal aki bersih dari karat.

Selain aki, periksa juga fungsi lampu-lampu kendaraan, mulai dari lampu utama, lampu rem, lampu sein, hingga lampu hazard. Lampu yang berfungsi dengan baik sangat penting untuk keselamatan, terutama saat berkendara malam hari atau saat hujan. Pastikan klakson dan wiper juga bekerja normal untuk menunjang kenyamanan dan keamanan perjalanan.

Kategori :