Pastikan seluruh penumpang menggunakan sabuk pengaman, baik di kursi depan maupun belakang. Sabuk pengaman terbukti efektif mengurangi risiko cedera saat terjadi kecelakaan. Bagi keluarga yang membawa anak kecil, gunakan kursi khusus anak sesuai usia dan berat badan.
Selain itu, atur posisi duduk dan barang bawaan dengan baik agar tidak mengganggu kenyamanan maupun keselamatan. Barang-barang sebaiknya tidak diletakkan sembarangan karena dapat membahayakan jika terjadi pengereman mendadak.
6. Siapkan Perlengkapan Darurat dan Kebutuhan Keluarga
Perlengkapan darurat wajib dibawa saat mudik. Siapkan kotak P3K, segitiga pengaman, dongkrak, kunci roda, serta senter. Jika tersedia, alat pemadam api ringan (APAR) juga dapat menjadi perlengkapan tambahan yang bermanfaat.
Selain itu, sediakan air minum, camilan, obat-obatan pribadi, serta perlengkapan anak. Membawa charger ponsel atau power bank juga penting untuk memastikan alat komunikasi tetap aktif selama perjalanan.
7. Jaga Emosi dan Ciptakan Suasana Nyaman
Kemacetan panjang sering kali memicu rasa jenuh dan emosi. Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk tetap sabar dan tenang. Hindari adu emosi dengan pengguna jalan lain karena dapat berujung pada tindakan berbahaya.
Ciptakan suasana nyaman di dalam kendaraan dengan memutar musik favorit, berbincang ringan, atau melibatkan anggota keluarga dalam suasana perjalanan. Suasana yang menyenangkan dapat membantu mengurangi stres dan menjaga konsentrasi pengemudi.
Mudik bersama keluarga adalah perjalanan penuh makna yang seharusnya dijalani dengan rasa aman dan nyaman. Dengan memastikan kendaraan dalam kondisi prima, menjaga kesehatan pengemudi, mematuhi aturan lalu lintas, serta memperhatikan keselamatan seluruh penumpang, risiko selama perjalanan jarak jauh dapat diminimalkan. Persiapan yang matang dan sikap berkendara yang bijak akan membuat mudik Lebaran menjadi pengalaman yang menyenangkan dan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.(FEB)