Sekitar Rp10 juta digunakan untuk material, sedangkan sisanya berupa sedekah tenaga dari relawan Tim Gawe Rumah yang tetap bekerja meski sedang menjalankan ibadah puasa.
"Semua dana sudah disiapkan oleh Lazismu Kabupaten Pekalongan," jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang ingin membantu korban puting beliung untuk menyalurkan donasi melalui Lazismu Kabupaten Pekalongan.
Selain rumah Pak Aang, Tajudin menyebut terdapat kerusakan lain akibat puting beliung, termasuk atap TPQ Aisyiyah Kedungpatangewu serta beberapa rumah warga yang dilaporkan roboh dan rusak berat.
"Untuk laporan rumah warga yang roboh dan rusak berat, kami akan koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan Lazismu Kabupaten Pekalongan untuk menentukan respon selanjutnya," ujarnya.