Ia menegaskan bahwa Gubernur Jawa Tengah tidak pernah memberikan instruksi untuk melarang media melakukan peliputan.
“Yang jelas Pak Gubernur tidak pernah memerintahkan pelarangan kepada media. Beliau justru sahabat media,” tambahnya.
Iwanuddin juga memastikan bahwa kegiatan tersebut murni merupakan agenda pembinaan dari gubernur untuk memperkuat jalannya pemerintahan daerah agar tetap kondusif dan pelayanan publik dapat berjalan optimal.
“Kegiatan ini murni dari gubernur yang menghendaki adanya pengarahan kepada pemerintah daerah agar pemerintahan berjalan baik dan pelayanan publik tetap optimal,” pungkasnya.