**Bupati Launching Vaksinasi Anak di SDIT Kajen Hari Ini
KAJEN - Pemkab Pekalongan akan melakukan percepatan vaksinasi anak usia 6 tahun hingga 11 tahun. Dalam dua hingga tiga minggu ke depan, diharapkan sasaran sebanyak 92.633 anak usia TK hingga SD sederajat ini bisa tervaksin. Agar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 % bisa segera terlaksana di Kota Santri.
"Besok (hari ini, red) pencanangan vaksinasi anak tingkat kabupaten oleh Bupati Pekalongan. Tempatnya di SD IT Kajen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwiantoro, Rabu (5/1/2022).
Diterangkan, jumlah sasaran vaksinasi anak usia itu adalah 92.633 anak (data KPCPEN). KPCPEN menggunakan data sensus 2020 untuk anak usia 6 tahun - 11 tahun. Data itu yang akan digunakan oleh pemkab untuk sasaran vaksinasi anak.
Meskipun, Pemkab Pekalongan miliki data lain. Yakni data berdasarkan riil pendataan ada sebanyak 90.754 anak. Sementara, data dari Dinas Pendidikan dan Kemenag ada 85.498 anak. Dengan rincian, anak SD ada 59.711 anak, anak MI ada 19.181 anak, dan di TK/Paud ada 6.606 anak.
"Data KPCPEN itu berdasarkan sensus 2020. Data kita berdasarkan pendataan riil yang ada di lapangan. Jadi pertumbuhan penduduk juga dihitung oleh kita yang 90 ribu itu. Itu masuk di dalamnya adalah anak pondok pesantren yang tidak sekolah formal juga akan kita lakukan penyuntikan. Jumlahnya berapa kita masih lakukan pendataan," terang Wawan.
Ia meminta masyarakat tidak was was anaknya divaksin. "Kita sudah mencapai 534 ribu untuk Kabupaten Pekalongan yang sudah disuntik. Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada masalah apapun. Maka terakhir adalah anak-anak," ujar dia.
Meski demikian, untuk antisipasi kemungkinan munculnya kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI), pemkab sudah menyiapkan tim KIPI secara berjenjang. "Jadi orangtua tenang saja. Mantap saja. Karena ini upaya terakhir kita untuk segera bisa PTM. Kita tidak ingin anak kita tidak bersekolah," katanya.
Salah satu prasyarat untuk PTM 100 persen adalah vaksinasi anak usia 6 tahun hingga 11 tahun tersebut. "Tadi kita juga vidcon dengan Menko, dengan Kapolri untuk dilakukan secepatnya. Kita mungkin dua tiga minggu agar selesai, supaya bisa cepat PTM. Jika tidak cepat selesai, kapan kita mau sekolah," tandasnya.
Disinggung stok vaksin, hingga kemarin stok vaksin Sinovac di Kabupaten Pekalongan ada 68 ribu. "Alhamdulillah hari ini datang 20 ribu dosis dari provinsi. Dari Kodim suplai 20 ribu. Sehingga hari ini total ada 68 ribu. Itu sudah ada di kita," imbuh dia. (had)