Kios Sembako Di Pasar Karanganyar Terbakar

Senin 10-01-2022,13:40 WIB

**Diduga Akibat Konsleting Listrik

KARANGANYAR - Satu kios sembako milik Dwi Sri Suherni (36), warga Desa Karanggondang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, di Pasar Karanganyar, terbakar, Sabtu (8/1/2022) siang. Tak ada korban jiwa, namun korban diperkirakan alami kerugian puluhan juta rupiah.

Hingga Minggu (9/1/2022), bangunan kios berukuran 5x8 m yang terbakar ini masih menarik perhatian warga. Beberapa warga yang penasaran tampak melihat kondisi bangunan itu.

Imam, pedagang di pasar itu, mengatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kepulan asap dari kios terlihat oleh beberapa pedagang dan pembeli yang siang itu masih beraktivitas di pasar.

"Kios yang terbakar terpisah dari bangunan pasar utama. Kios ini di sisi barat terminal," terang dia.

Aktivitas di Pasar Karanganyar memang tak sampai sore hari. Sebagian besar pedagang di sini biasanya sudah menutup lapak atau kiosnya pada siang hari, atau usai waktu Dhuhur. Hanya beberapa kios yang tetap buka hingga sore hari.

Saat kejadian, kios itu sudah ditutup. Pemiliknya sudah pulang ke rumah. Warga awalnya mengira kepulan asap itu dari bakaran sampah di belakang kios. Saat didekati, asap ternyata berasal dari dalam kios milik Dwi tersebut. Warga pun membuka paksa kios itu.

Warga dan pedagang yang siang itu masih beraktivitas di pasar berupaya memadamkan api. Dengan alat seadanya, warga berupaya memadamkan api yang menjalar di dalam kios. Namun api tak kunjung padam. Warga lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Karanganyar. Laporan pun diteruskan ke Damkar dan BPBD Kabupaten Pekalongan.

Sekitar pukul 15.45 WIB, api akhirnya bisa dipadamkan petugas Damkar dan relawan. Setelah itu, tim Inafis melakukan olah TKP.

Kapolsek Karanganyar AKP Giarto, mengatakan, kios yang terbakar terletak di deretan luar dari pasar induk Karanganyar. Jumlah kios yang terbakar hanya satu, dari empat bangunan kios di sisi barat terminal pasar. Menurutnya, kerusakan paling parah di bagian tengah kios itu.

Petugas menemukan stopkontak yang hangus terbakar. Stopkontak ini terletak di tembok bagian tengah kios. Ditemukan pula kabel yang hangus terbakar dan kayu penyangga atap (usuk) yang hangus terbakar di bagian tengah kios.

"Korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 20 juta lebih," katanya.

Di dalam toko itu terdapat instalasi listrik sudah usang, sehingga berpotensi menyebabkan konsleting listrik. Apalagi saat musim hujan, kebocoran bisa memicu timbulnya konsleting listrik. (had)

Tags :
Kategori :

Terkait