Dikatakan, jembatan dengan panjang sekitar 25 meter dan lebar 5 meter itu hancur dihajar banjir bandang Sungai Welo pada Senin malam. Jembatan ini akses utama masyarakat menuju ke pusat Kecamatan Petungkriyono dan desa-desa di wilayah pegunungan tersebut.
Menurutnya, wilayah di atas jembatan yang putus itu meliputi Dukuh Sitipis dan Tembelan, Desa Kayupuring, Desa Kasimpar, Desa Yosorejo, Desa Tlogopakis, Desa Tlogohendro, Desa Songgodadi, Desa Simego, Desa Gumelem dan Desa Curugmuncar.