Dicatut Calo CPNS, RSUD Kajen Buka Suara

Kamis 17-04-2025,09:25 WIB
Reporter : Hadi Waluyo
Editor : Dony Widyo

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - RSUD Kajen buka suara terkait viralnya berita calo CPNS yang mengaku berprofesi sebagai dokter kandungan di RSUD Kajen. 

Pihak rumah sakit menegaskan tak ada pegawai maupun dokter yang bernama Arufiardy Anntyo seperti yang disebut korban dalam keterangan di media.

Seperti diketahui, baru saja viral berita seorang perempuan tertipu calo CPNS. Korban berinisial NK (26), warga Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. 

Korban mengaku sudah membayar hingga Rp 150 juta, namun tak kunjung lolos CPNS seperti yang dijanjikan si calo.

Baca juga:RSUD Kajen Hadirkan Layanan Dokter Spesialis Keliling

Kepada korbannya, calo CPNS ini mengaku berprofesi sebagai dokter kandungan di RSUD Kajen. Tiap kali bertemu korbannya, si calo kerap mengenakan pakaian Korpri atau pakaian dinas. Lengkap dengan emblem nama dr Arufiardy Anntyo, SpOG.

Direktur RSUD Kajen, dr Imam Prasetyo, pada wartawan, baru-baru ini mengaku, pihaknya sudah mendengar ramainya berita tersebut. 

Ia menegaskan, nama yang dipakai pelaku itu bahkan tak ada di daftar pegawai RSUD Kajen.

"Kami sudah cek semua nama pegawai RSUD Kajen, baik itu yang PNS, BLUD, maupun outsourcing, itu tidak ada nama tersebut. Apalagi dokter kandungan, tidak ada nama itu," ungkapnya. 

Imam mengatakan, RSUD Kajen hanya memiliki empat dokter kandungan. Yakni dr. Arif Dharmawan, dr. Jatiningsih, dr. Dewi Susilowati, dan dr. Ilham Ramadhanis. 

"Ini sekalian kami klarifikasi di media, jadi tidak benar ada oknum dokter kandungan kami yang bernama itu (Arufiardy Anntyo)," tegasnya.

Soal pencatutan nama ini, pihak RSUD Kajen belum terpikir untuk mengambil langkah hukum. 

Imam mengatakan, saat ini pihaknya hanya melakukan klarifikasi di semua platform media sosial RSUD Kajen. 

"Termasuk di media dan nanti akan dilakukan juga oleh PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) RSUD Kajen," ucapnya. 

Kasus penipuan ini tengah diusut oleh Polres Pekalongan Kota. Kabarnya, identitas asli pelaku sudah diketahui, yakni berinisial AS (35), warga Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. 

Kategori :