iklan banner Honda atas

TK Pembina Kecamatan Kajen Pekalongan Dibobol Maling

TK Pembina Kecamatan Kajen Pekalongan Dibobol Maling

TK Pembina Kecamatan Kajen di Desa Kebonagung, Kajen, dibobol maling.-Hadi Waluyo.-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.IDTK Pembina Kecamatan Kajen di Jalan Garuda, Dukuh Kabunan, Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, dibobol maling, Selasa pagi, 12 Mei 2026. 

Pelaku diduga membobol pintu ruang guru dan menggasak dua unit laptop serta uang tunai.

Peristiwa pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga malam sekolah, Slamet Tarmuji (47), sekitar pukul 06.00 WIB saat datang untuk mempersiapkan kegiatan belajar mengajar.

Saat tiba di lokasi, Slamet mengaku curiga setelah melihat kondisi pintu ruang guru tidak seperti biasanya.

"Waktu saya datang, pintu ruang guru masih tertutup dan terkunci dari luar. Tapi bagian atas pintunya sudah rusak dan rangkanya pecah seperti habis dicongkel," ujar Slamet kepada petugas, Selasa pagi.

Setelah pintu dibuka, kondisi dalam ruangan diketahui sudah berantakan. Sejumlah barang tampak diacak-acak oleh pelaku.

Baca juga:Miris! Kusmono dan Anak Istri Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Janji Bedah Rumah Belum Juga Terwujud

"Saya langsung lapor ke kepala sekolah dan guru-guru lainnya setelah melihat kondisi ruangan berantakan," imbuhnya.

Kepala sekolah TK Pembina Kecamatan Kajen, Misdariyah, kemudian melakukan pengecekan bersama para guru. Dari hasil pemeriksaan diketahui sejumlah barang hilang.

Barang yang dilaporkan raib antara lain satu unit laptop merk DAC tipe F1 R57Z3PE warna hitam ukuran 14 inci berikut tas dan charger, satu unit laptop merk Lenovo warna hitam, dan uang tunai sekitar Rp50 ribu.

"Begitu dicek, ternyata ada dua laptop yang hilang. Kami langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kajen," kata Misdariyah.

Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro, mengatakan, pelaku diduga masuk dengan cara merusak bagian pintu ruang guru menggunakan alat tertentu. Hingga kini kasus pencurian tersebut masih dalam penyelidikan.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap pelaku pembobolan sekolah tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: