Berbasis Masyarakat, Koperasi Lebih Tahan Banting

Berbasis Masyarakat, Koperasi Lebih Tahan Banting

JALAN SEHAT - Sekda Kendal Sugiono melepas peserta jalan sehat dalam rangka puncak Harkopnas ke-76 di Alun-alun Kendal, Minggu (30/7/2023).-red/sef-

*Puncak Harkopnas, Ribuan Anggota Jalan Sehat 

KENDAL - Koperasi sejak awal didaulat sebagai soko guru ekonomi Indonesia. Meski saat ini popularitasnya kian meredup, namun Koperasi diyakini menjadi pilar ekonomi yang kokoh menghadapi goncangan krisis ekonomi makro.

Saat terjadi krisis ekonomi, koperasi mampu bertahan justru ketika banyak lembaga keuangan berguguran. Hal ini diyakini tak lepas dari konsep ekonomi koperasi yang langsung berbasis masyarakat, yakni berpijak pada skema dari, oleh dan untuk masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, H Sugiono, bahkan menyebut koperasi ini merupakan satu-satunya pilar ekonomi yang tidak mudah dirobohkan dan di goyah oleh situasi perekonomian makro apapun. Pasalnya, karena koperasi mengelola modal langsung dari masyarakat, yang kerja masyarakat, nasabahnya juga dari masyarakat.

"Maka harapannya dengan peringatan Harkopnas ke-76 tahun ini, koperasi akan lebih bisa meningkatkan kualitasnya untuk lebih tumbuh dan aktif lagi, sehingga bisa meningkat perekonomian di Kabupaten Kendal," kata Sugiono saat kegiatan jalan sehat dalam rangka puncak peringatan Harkopnas ke-76 dan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-418 di Alun-alun Kendal, Minggu (30/7/2023).

Sekda Sugiono juga mengatakan, bahwa koperasi lebih aman karena karena pendanaan dan mengelola modalnya bersumber dari masyarakat. Selain itu, modal tersebut juga berputar di masyarakat untuk membiayai sektor riil.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan, bahwa saat ini jumlah koperasi yang masih eksis beroperasi di Kabupaten Kendal mencapai 259 koperasi. Jumlah ini menaungi hingga puluhan ribu anggota, yang ikut serta memeriahkan puncak Harkopnas ke-76 dan Hari Jadi Kendal ke-418.

"Mari kita berdaya dan bergembira bersama, serta bisa mengajak masyarakat Kendal lainnya untuk mensukseskan gerakan koperasi," terang Ari Wibowo.

Adapun jalan sehat sebagai puncak rangkaian Harkopnas ke-76 ini digelar oleh Pemkab Kendal bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kabupaten Kendal. Selain Sekda dan Kepala Didagkop dan UKM, jalan sehat juga dihadiri Ketua Dekopin Kabupaten Kendal, H. Tardi beserta para anggota, serta diikuti oleh ribuan peserta, baik dari para pengurus koperasi dan masyarakat Kabupaten Kendal.

Para peserta jalan sehat dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, H. Sugiono dangan rute mulai Alun - alun Kendal - Jalan Pemuda - Jalan Pantura depan Kodim Kendal dan kembali ke Alun-Alun Kendal.

Dalam laporannya, Ketua Dekopin Kabupaten Kendal, Tardi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, dan seluruh masyarakat Kendal yang telah mensuport, sehingga kegiatan pada hari ini dapat terlaksana dengan baik.

"Kegiatan hari ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Koperasi Nasional yang ke-76 dan peringatan Hari Jadi ke-418 Kabupaten Kendal. Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya adalah upacara hari koperasi tingkat kabupaten yang dilaksanakan pada tanggal 12 juli 2023 di Stadion Kebondalem, kedua mengikuti gelar seni di Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan tanggal 21 hingga 23 yang lalu, dan hari ini sebagai puncak acara yang juga menampilkan Bazar UMK dan Promosi Produk Kendal," kata H. Tardi.

Pihaknya juga berharap, ke depan Koperasi di Kabupaten Kendal bisa lebih mensejahterakan anggotanya dan bisa meningkat perekonomian di Kabupaten Kendal. Selain itu, harapannya di Hari Jadi ke-418 Kabupaten Kendal semakin lebih maju lagi, karena memiliki pemimpin yang masih muda, yang harapkan semua sektor dapat lebih menggeliat lagi menggali h potensi yang ada untuk menju kemakmuran masyarakat Kabupaten Kendal. (red/sef)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: