Agustus, Sudah Ada 61 Kebakaran di Kabupaten Batang
RUMAH TERBAKAR - Peristiwa kebakaran rumah di Dusun Bulurejo, Desa Toso, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat 25 Agustus 2023.-Dhia Thufail-
BATANG – Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Batang mencatat adanya penambahan jumlah insiden Kebakaran di musim kemarau 2023 ini mencapai 61 kejadian. Bahkan khusus bulan Agustus ini, sudah 17 kasus Kebakaran terjadi di Kabupaten Batang.
Hal itu diungkapkan, Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Batang, Muhammad Safi'i. Ia mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan penanganan insiden kebakaran sebanyak 61 kejadian hingga tanggal 25 Agustus 2023.
"Sejak awal tahun hingga 25 Agustus 2023 kami sudah menangani 61 kali insiden kebakaran di wilayah Kabupaten Batang,” terang Safi’i, Jumat (25/8/2023).
Dijelaskan dia, dari jumlah tersebut, 17 insiden kebakaran terjadi selama bulan Agustus, mulai dari tanggal 1 hingga 25 Agustus 2023.
“Insiden kebakaran itu meliputi kebakaran rumah, pabrik, gudang, kandang, lahan, hutan dan kendaraan,” bebernya.
Menurut Safi’i, mayoritas insiden kebarakan rumah disebabkan dari saluran listrik pada bagian kabel yang kondisinya sudah kadaluarsa. Selain itu, juga pemasangan sambungan kabel yang tidak tepat, stopkontak yang longgar, hingga pemasangan jaringan listrik yang sembarangan.
“Situasi ini menegaskan perlunya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan kehati-hatian dalam menggunakan alat-alat elektrik,” katanya.
Insiden kebakaran terbaru terjadi di sebuah rumah di Dusun Bulurejo, Desa Toso, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat 25 Agustus 2023.
Dampak dari kejadian ini, rumah milik seorang janda bernama Umbreg (65) mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 100 juta.
"Kebakaran ini menghanguskan seluruh rumah beserta dua sepeda motor, serta merugikan hasil panen jagung dan gabah. Kerugian total diperkirakan mencapai Rp 100 juta," ungkapnya.
Ia menjelaskan, bahwa peristiwa kebakaran ini berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB dan api berhasil dipadamkan serta pukul 08.15 WIB.
“Rumah dengan dinding berbahan papan kayu tersebut terbakar dengan cepat,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa penyebab kebakaran ini berasal dari tungku kompor yang ditinggalkan saat proses pengeringan jagung dan gabah.
“Kecelakaan yang sederhana ini berubah menjadi bencana besar yang membawa duka bagi pemilik rumah dan juga lingkungannya,” tandasnya. (fel)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



