iklan banner Honda atas

Tanggul Sungai Sragi Lama di Rembun Pekalongan Jebol

Tanggul Sungai Sragi Lama di Rembun Pekalongan Jebol

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf dan Ketua DPRD Abdul Munir tinjau tanggul jebol di Sungai Sragi Lama di Desa Rembun, Kecamatan Siwalan. -Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.IDTanggul Sungai Sragi Lama di Desa Rembun, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, jebol

Jebolnya tanggul ini memicu kekhawatiran warga di sekitar aliran sungai, sebab bisa berpotensi menyebabkan banjir di saat cuaca ekstrem saat ini. 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf, bersama Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir meninjau lokasi tanggul jebol di Desa Rembun, Sabtu, 17 Januari 2026.

Tanggul yang jebol tersebut merupakan pembatas Sungai Sragi Lama yang terletak di Dukuh Rembun Kidul.

Jebolnya tanggul ini memicu kekhawatiran warga sekitar, mengingat debit air sungai terus meningkat akibat curah hujan yang tinggi. 

Baca juga:Banjir Pekalongan Mulai Surut, Pengungsi di Siwalan Berangsur Pulang ke Rumah

Jika tidak segera ditangani, luapan air mengancam akan merendam pemukiman warga di wilayah Rembun dan sekitarnya.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memetakan kerusakan struktur tanggul dan menentukan langkah penanganan darurat bersama pemerintah daerah.

"Hari ini kami bersama Pak Ketua DPRD meninjau langsung titik tanggul yang jebol di Sungai Sragi Lama, tepatnya di Dukuh Rembun Kidul," kata dia. 

"Kondisi ini menjadi prioritas kami karena menyangkut keselamatan warga Desa Rembun. Kami sedang mengoordinasikan langkah-langkah teknis untuk penanganan darurat di lapangan," ujarnya.

AKBP Rachmad juga memberikan imbauan kepada warga di wilayah Kecamatan Siwalan, khususnya yang berada di aliran Sungai Sragi Lama, agar tetap waspada dan memantau perkembangan debit air secara berkala.

"Kami imbau masyarakat tetap tenang namun waspada. Personel Polsek dan bhabinkamtibmas sudah kami perintahkan untuk bersiaga 24 jam bersama warga. Jika air mulai meluap lebih besar, segera lakukan evakuasi secara mandiri ke tempat yang lebih tinggi sambil menunggu bantuan petugas," ujar Kapolres.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: