Pertumbuhan Ekonomi Batang Tembus 7,79 Persen di Tahun 2025, Tertinggi Kedua se-Jateng
Bupati Batang Faiz Kurniawan menyampaikan pengantar LKPJ tahun anggaran 2025 pada sidang Paripurna di gedung DPRD setempat, Selasa 31 Maret 2026.-Dony Widyo -
BATANG – Pemerintah Kabupaten BATANG mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun anggaran 2025.
Hal ini terungkap dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang disampaikan Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, dalam rapat paripurna DPRD setempat, Selasa (31/3/2026).
Dalam laporan tersebut, pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 7,79 persen. Realisasi ini menempatkan Batang pada posisi kedua tertinggi di Jawa Tengah, sekaligus melampaui angka pertumbuhan ekonomi provinsi (5,37 persen) dan nasional (5,11 persen).
Menurut Bupati, kinerja positif tersebut didorong oleh sektor konstruksi, pengadaan listrik dan gas, serta penyediaan akomodasi. "Ketiganya menjadi penopang utama, berkat aktivitas di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Batang Industrial Park," ujar Bupati Faiz.
BACA JUGA:Pemkab Batang Siapkan Sejumlah Agenda Besar untuk Rayakan HUT ke-60, dari Hiburan hingga Rekor Muri
BACA JUGA:Polres Batang Luncurkan Layanan Digital 'Lapor Bu Ketua' untuk Akomodasi Aduan Warga
Di sisi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batang meningkat dari 68,65 pada 2020 menjadi 71,70 pada 2025.
Angka kemiskinan juga berhasil ditekan dari 9,13 persen menjadi 7,79 persen dalam periode yang sama. Angka ini dinilai lebih baik dibandingkan rata-rata Jawa Tengah dan nasional.
Dari sisi keuangan, realisasi pendapatan daerah APBD 2025 tercatat sebesar Rp2,03 triliun atau 103,92 persen dari target. Pendapatan Asli Daerah (PAD) bahkan melampaui target hingga 112,26 persen.
Secara keseluruhan, kinerja urusan pemerintahan di Batang sepanjang 2025 masuk kategori "Sangat Tinggi". Sejumlah urusan mencatat capaian luar biasa, di antaranya Urusan Pertanian (247,81 persen), Urusan Kearsipan (186,41 persen), serta Urusan Kepemudaan dan Olahraga (186,00 persen).
Bupati Faiz Kurniawan mengapresiasi kolaborasi eksekutif, legislatif, dan masyarakat. Ia berharap LKPJ ini dapat melahirkan rekomendasi konstruktif dari DPRD untuk mewujudkan visi "Kabupaten Batang yang Mandiri dan Berdaya Saing Menuju Indonesia Emas 2045".
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
