Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

Rizal Bawazier Dorong Estafet Obor Comal Jadi Event Khas Pemalang

Rizal Bawazier Dorong Estafet Obor Comal Jadi Event Khas Pemalang

Estafet Obor Comal 2026 didorong menjadi event khas Pemalang dengan konsep lari malam dan obor.-Radar Pekalongan/Novia Rochmawati-

PEMALANG, RADAR PEKALONGAN.CO.ID — Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, menilai Lari Estafet Obor Comal memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai event olahraga khas Kabupaten PEMALANG.

Menurut Rizal, lomba lari malam dengan membawa obor tersebut memiliki keunikan tersendiri sekaligus mampu membangkitkan semangat generasi muda dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Ini event setiap tahun dari 2023. Waktu itu ada usulan untuk mengadakan acara lomba lari malam-malam sambil bawa obor di Comal,” ungkap Rizal saat menghadiri Estafet Obor Comal 2026, Sabtu (22/8/2026) malam.

Ia mengatakan, pelaksanaan tahun ini menjadi salah satu yang paling meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Antusiasme masyarakat dan peserta menunjukkan kegiatan tersebut memiliki daya tarik untuk terus dikembangkan.

Bagi Rizal, penggunaan obor menjadi pembeda utama dari lomba lari pada umumnya. Selain menjadi bagian dari konsep perlombaan yang digelar malam hari, obor juga memiliki makna simbolis dalam membangkitkan semangat anak muda.

BACA JUGA:KEK Industropolis Batang dan Disdik Jateng Integrasikan Kurikulum SMK dengan Kebutuhan Industri

“Yang paling khas supaya anak-anak muda juga semangat, pakai obor. Menyulut semangat, apalagi di event-event kemerdekaan,” paparnya.

Estafet Obor Comal sendiri digelar dengan konsep lomba lari beregu. Tahun ini sebanyak 48 peserta dibagi melalui undian ke dalam tim yang masing-masing beranggotakan tiga orang.

Setiap pelari harus menempuh jarak sekitar 250 meter sambil membawa obor yang harus tetap menyala hingga garis finis. Perlombaan menggunakan sistem gugur hingga diperoleh juara pertama, kedua dan ketiga.

Ketua Panitia Estafet Obor Comal 2026, Irwan Syafi'i, mengatakan peserta tahun ini tidak hanya berasal dari Kecamatan Comal. Sejumlah peserta juga datang dari Ulujami, Petarukan, Ampelgading hingga Bodeh.

“Tahun ini pesertanya tidak hanya warga Comal. Ada dari Ulujami, Petarukan, Ampelgading sampai Bodeh,” kata Irwan.

BACA JUGA:Pemkab Batang Siapkan 30 Beasiswa ke China, Target Cetak SDM Industri Global

Tidak hanya menghadirkan perlombaan, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan produk UMKM lokal. Sejumlah produk seperti Botok Setan khas Comal, semprong dari Posongan, brownis dari Puroharjo-Pelutan dan kue Khamir turut ditampilkan dan dibagikan kepada masyarakat.

Irwan mengatakan, pelibatan UMKM tersebut masih dapat diperluas karena potensi produk lokal di wilayah Comal cukup besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait