banner honda Juli 2026

75 Calon Paskibraka Batang Digembleng, Tak Hanya Soal Baris-Berbaris

75 Calon Paskibraka Batang Digembleng, Tak Hanya Soal Baris-Berbaris

DIGEMBLENG - 75 Paskibraka terpilih digembleng dengan rangkaian pelatihan sebelum bertugas pada 17 Agustus mendatang. -IST-

BATANG, RADARPEKALONGAN.CO.ID  – Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris dan mengibarkan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, para calon Paskibraka Kabupaten Batang Tahun 2026 mulai ditempa untuk memiliki karakter, kedisiplinan, mental kuat, serta jiwa kebangsaan sebelum menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 75 pelajar terbaik dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Batang mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Paskibraka yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Batang.

Selama proses pembinaan, para peserta tidak hanya mendapatkan latihan teknis pengibaran bendera, tetapi juga pembentukan fisik, mental, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga penguatan nilai-nilai Pancasila.

Kepala Kesbangpol Batang Windu Suriadji mengatakan, Pusdiklat tersebut menjadi tahapan penting untuk membentuk kesiapan para calon Paskibraka, baik secara fisik maupun kepribadian.

"Mudah-mudahan adik-adik Paskibraka Kabupaten Batang tahun 2026 dapat melaksanakan tugas dengan baik pada 17 Agustus nanti. Mulai dari pemusatan pelatihan ini, harapannya terbentuk fisik, mental, dan kepribadian yang baik sesuai jiwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," ujarnya saat ditemui di halaman Rumah Dinas Bupati Batang, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, Paskibraka tidak hanya menjadi pasukan yang bertugas saat upacara kemerdekaan, tetapi juga representasi generasi muda yang diharapkan mampu menjadi contoh positif di lingkungan masyarakat.

Salah satu calon Paskibraka Batang Tahun 2026, Bani Erik Prasetya, mengaku bangga dapat lolos seleksi dan menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera.

"Perasaan saya tentu sangat senang dan bangga, karena menjadi Paskibraka sudah menjadi cita-cita sejak lama. Saya terus belajar dan berlatih agar bisa lolos setiap tahapan seleksi," katanya.

Bagi Bani, pengalaman menjadi calon Paskibraka bukan hanya tentang menjalankan tugas mengibarkan bendera, tetapi juga kesempatan membentuk diri menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

"Paskibraka bukan hanya pasukan yang mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi generasi muda terbaik yang harus menjadi teladan dan cerminan bagi lingkungan sekitar," ujarnya.

Ia pun berpesan kepada generasi muda agar tidak takut mengejar cita-cita. Menurutnya, keberhasilan membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, serta lingkungan pergaulan yang positif.

"Tetaplah mengejar mimpi, belajar dengan tekun, dan berlatih dengan rajin. Jangan lupa memilih lingkungan yang membawa pengaruh positif," pungkasnya. (Nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: