Banner Iklan BYD
banner honda terbaru 2026

Dengan Papan Ludo, Pecahan Tak Lagi Sekadar Deretan Angka

Dengan Papan Ludo, Pecahan Tak Lagi Sekadar Deretan Angka

Kelas 6B SD Negeri Keputran 04, Kota Pekalongan, Ludo Pecahan bukan sekadar deretan angka.- Moh Imam Muafiq/ SDN Keputran 04-

Oleh: Moh Imam Muafiq, S.Pd.Gr.

(Guru Kelas 6B SD Negeri Keputran 04, Kota Pekalongan & Fasilitator PINTAR Tanoto Foundation)

“Alhamdulillah, tadi dapat juara ketiga di kelompok saya, padahal pion ludo saya sudah tertinggal,” kata Zada Zafira Naca dengan mata berbinar.

Murid kelas 6B SD Negeri Keputran 04, Kota Pekalongan, itu baru saja menuntaskan sesi permainan yang memacu adrenalin: Ludo Pecahan. 

Bagi Zada, tantangan serunya bukan sekadar mencari hasil akhir, melainkan memutar otak menyusun strategi agar pion bisa melaju mulus tanpa keliru menjawab soal matematika di atas papan.

Cerita Zada merepresentasikan warna baru dalam ruang kelas. 

Alih-alih duduk pasif mendengarkan ceramah rumus, para murid tampak asyik berhitung, melempar dadu, berdiskusi, hingga saling melontarkan senyum kemenangan di tengah keseruan permainan tradisional yang dimodifikasi secara edukatif.

Ketika Operasi Pecahan Menjadi Momok Kelas

Sebelum inovasi ini diterapkan, materi pecahan, desimal, dan persen sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian besar siswa kelas 6B.

Kendala Utama: Siswa kerap kesulitan terutama ketika dihadapkan pada operasi pecahan dengan penyebut berbeda. Konsep desimal dan persen juga membutuhkan repetisi latihan yang intensif.

Dampak Metode Klasik: Ketika pembelajaran didominasi metode konvensional—penjelasan satu arah dan latihan soal tertulis—atmosfer kelas cenderung monoton. 

Sebagian murid kurang aktif, ragu-ragu mengutarakan pendapat, dan minim rasa percaya diri saat harus menjelaskan langkah pengerjaan di depan teman sebaya.

Padahal, kunci penguasaan matematika bukan sekadar menghafal rumus, melainkan memberi ruang bagi anak untuk berdialog tentang cara berpikir mereka, menemukan letak miskonsepsi secara mandiri, lalu berani mencoba lagi. 

Dari refleksi kebutuhan sinergis inilah Ludo Pecahan lahir.

Mengenal "Ludo Pecahan", Belajar Matematika Sambil Berstrategi

Ludo Pecahan memadukan perangkat permainan klasik—papan ludo, pion warna-warni, dan dadu—dengan lembar tantangan matematika.

Setiap kali pion pemain mendarat di petak khusus, mereka wajib menyelesaikan satu soal sebelum berhak melanjutkan langkah. Cakupan materinya dirancang komprehensif, meliputi:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait