Banner Iklan BYD
banner honda terbaru 2026

ITSNU Pekalongan Ambil Peran dalam Kolaborasi Riset LPT PBNU dan LPDP

ITSNU Pekalongan Ambil Peran dalam Kolaborasi Riset LPT PBNU dan LPDP

--

RADARPEKALONGAN.CO.ID - Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan siap mengambil peran dalam penguatan riset dan inovasi Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) melalui kolaborasi pendanaan yang disiapkan Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT PBNU) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Rektor ITSNU Pekalongan, Dr. Ali Imron, mengatakan, kampus yang dipimpinnya memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam kolaborasi riset tersebut, khususnya melalui pengembangan inovasi dan teknologi yang berorientasi pada penyelesaian persoalan di masyarakat.

“ITSNU Pekalongan mengambil peran dalam kolaborasi riset dengan LPDP di berbagai bidang, terutama yang berhubungan dengan inovasi dan pengembangan teknologi untuk problem solving masyarakat, pesantren maupun UMKM batik,” ujar Ali Imron.

Menurutnya, ITSNU Pekalongan memiliki tenaga ahli dengan kompetensi dan pengalaman di berbagai bidang riset. Potensi tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan penelitian yang tidak hanya menghasilkan publikasi akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan tenaga ahli yang sudah kompeten di berbagai pengalaman riset, insyaallah dana yang dikucurkan oleh LPDP ini akan meningkatkan kualitas riset yang berdampak dan berkelanjutan serta bisa membantu program pemerintah daerah,” katanya.

Dijelaskan, ITSNU Pekalongan akan terus mendorong pengembangan riset yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Pengembangan teknologi diharapkan dapat menjadi solusi bagi berbagai persoalan, termasuk penguatan sektor pesantren dan UMKM batik yang menjadi salah satu potensi ekonomi di wilayah Pekalongan.

Komitmen tersebut sejalan dengan kerja sama strategis LPT PBNU dan LPDP yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Yogyakarta, Selasa 8 September 2026.

PKS tersebut ditandatangani Ketua LPT PBNU Prof. Ainun Naim, Ph.D., dan Direktur Utama LPDP Yon Arsal. 

Kerja sama mengusung semangat “Kolaborasi Menuju Masa Depan Pendidikan Unggul” dengan fokus memperkuat pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi di lingkungan PTNU.

Salah satu bentuk konkret kerja sama tersebut berupa kolaborasi pendanaan senilai total Rp7,5 miliar. Pendanaan ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem riset PTNU agar semakin produktif, berkualitas, serta mampu menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Bagi ITSNU Pekalongan, dukungan tersebut menjadi peluang untuk memperluas pengembangan riset sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha, pesantren, dan pemerintah daerah.

Ali Imron menegaskan, ITSNU Pekalongan siap memanfaatkan peluang tersebut dengan mengedepankan riset terapan yang dapat menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

“Kami ingin riset yang dilakukan ITSNU Pekalongan tidak berhenti di laboratorium atau publikasi saja, tetapi bisa diterapkan dan memberikan manfaat langsung. Terutama untuk masyarakat, pesantren, UMKM, serta mendukung program pemerintah daerah,” jelasnya.

Kolaborasi LPT PBNU dan LPDP juga diharapkan membuka ruang lebih luas bagi PTNU untuk membangun jejaring riset, meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti, serta mengembangkan penelitian lintas kampus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: