Wabup Sukirman: Perayaan HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Kab. Pekalongan ke-403 Momentum Perkuat Kebersamaan
Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman--
RADARPEKALONGAN.CO.ID - Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-403 bukan sekadar pesta rakyat.
Menurutnya, momen besar ini adalah sarana memperkokoh rasa persaudaraan, mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus mewujudkan cita-cita pembangunan daerah yang lebih adil, sejahtera, dan merata.
“Perayaan ini tidak hanya soal hiburan. Harapan kita, sesuai dengan visi-misi Ibu Bupati, Pekalongan bisa semakin maju dengan pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah. Program-program pembangunan ke depan harus semakin baik dan terarah,” kata Sukirman dalam wawancara bersama awak media, baru-baru ini.
Beragam agenda telah disiapkan pemerintah daerah, mulai dari Kirab Budaya pada 25 Agustus, sidang paripurna istimewa dengan pidato Bupati, hingga konser musik yang menampilkan grup Wali dan Duo Anggrek.
Tak hanya hiburan, Sukirman juga menyoroti pentingnya Kajen Expo dan Pekan Raya Kajen sebagai magnet ekonomi. Gelaran tersebut akan melibatkan pelaku UMKM, pedagang, hingga pameran produk unggulan daerah yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap transaksi ekonomi masyarakat.
“Target kita jelas, meningkatkan indikator makro dan mikro ekonomi, menurunkan angka kemiskinan, memperkuat penanganan stunting, serta menumbuhkan kepedulian terhadap penyandang disabilitas,” ujarnya menambahkan.
Logo Hari Jadi ke-403 tahun ini pun, lanjut Sukirman, memiliki filosofi mendalam. Canting batik menggambarkan UMKM, Al-Qur’an sebagai simbol religiusitas, warna-warni untuk keberagaman, serta elemen pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Pekalongan.
Dengan mengusung tema “Kajen Tumandang, Kajen Kumandang”, Sukirman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan perayaan ini.
“Mari kita bergembira sekaligus bergotong royong membangun, agar gema Kabupaten Pekalongan semakin kuat terdengar hingga ke penjuru nusantara,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
