KPU Verifikasi 450 Sampel Dukungan Calon DPD RI

KPU Verifikasi 450 Sampel Dukungan Calon DPD RI

JELASKAN - Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Fajar Randi Yogananda menjelaskan teknis verfak dalam bimtek kepada PPK dan PPS.--

KOTA - KPU Kota Pekalongan akan melakukan verifikasi faktual (Verfak)terhadap dukungan calon perseorangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Di Kota Pekalongan, terdapat 450 sampel dukungan yang akan diverifikasi dari delapan calon anggota DPD RI.

 

"Di Kota Pekalongan ada 450 sampel dukungan dari delapan calon DPD RI yang akan dilakukan verifikasi faktual," ungkap Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Fajar Randi Yogananda yang ditemui di sela-sela kegiatan Rakor dan Bimtek Verifikasi Faktual Dukungan Calon DPD RI, Selasa (7/2/2023) di Hotel Dafam.

 

Dari total 11 calon DPD RI di Jawa Tengah, lanjut Fajar, hanya ada delapan calon yang memiliki dukungan di Kota Pekalongan. Ke delapan calon DPD RI tersebut yakni Abdul Kholik dengan 6 dukungan, Agus Mujayanto dengan 23 dukungan, Ahmad Baligh Muaidi dengan 15 dukungan.

 

Kemudian Casytha Arriwi Kathmandu dengan 35 dukungan, Kodirin dengan 3 dukungan, Lamaatus Shobah Dimyati Rois dengan 95 dukungan, Muhdi dengan 114 dukungan dan Taj Yasin dengan 159 dukungan. Namun dikatakan Fajar, masih terdapat kendala dalam penarikan data sampel dukungan dari aplikasi Silon. Sehingga saat ini baru data dua calon yang muncul yakni data milik Kodirin dan Taj Yasin.

 

Fajar menjelaskan, proses verfak akan dilakukan dalam dua tahap yakni verfak kesatu yang akan dilaksanbakan mulai 6 Februari 2023 hingga 26 Februari 2023 dan verfak kedua mulai 26 Maret 2023 hingga 8 April 2023. "Untuk verfak kedua adalah verfak hasil perbaikan," tambahnya.

 

Dalam verfak tersebut, akan dilakukan verifikasi terhadap dua data. Yakni yang pertama kebenaran identitas dan kedua kebenaran dukungan.

 

Keterlibatan PPK dan PPS, kata Fajar, hanya sebagai pendukung jika dibutuhkan. Namun verfak akan dilakukan oleh KPU Kota Pekalongan yang sudah menyiapkan tiga tim melibatkan komisioner dan jajaran sekretariat KPU. "Yang utama, yang melaksanakan verfak ini dari KPU. Tapi tidak menutup kemungkinan PPK dan PPS akan dilibatkan. Sehingga hari ini kami juga laksanakan bimtek," tandasnya.(nul)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: